Kekuatan Musik

Oleh: Agus Susanto

(Ketua Ikatan Pengusaha Jember dan Owner House Music)

JEMBER (titik0km.com) – Kita semua harusnya setuju bahwa ada satu bahasa yang bisa menyatukan perbedaan bahasa-bahasa di dunia ini. Apakah bahasa itu? Ya benar, bahasa itu adalah bahasa musik.

Terlepas dari polemik siapa yang menciptakan nada-nada do re mi fa sol la si do, ada 2 versi asal usul tangga nada. Baik dari Guido Arezzo, musikus dari Italia dengan hyme St John yaitu Ut-Re-Mi-Fa-Sol-La San ataupun dari sejarah Islam yang mengatakan do re mi berasal dari solmisasi Arab “Durr Mufassalt” yang dikenal dengan dal-ra-mim-fa-sol-la-ta.

Yang kita dengarkan sekarang adalah nada-nada yang sama di seluruh dunia. Nada A atau la di Indonesia dengan di Amerika adalah sama, yang berbahasa fisika di 440 Hz. Musik itu berkata-kata kepada kita manusia lewat hati, berbeda dengan ucapan kata-kata yang masuk lewat pikiran kita. Jadi sesuatu hal lebih mudah masuk dan dicerna kepada kita manusia kalau lewat jalur musik.

Ada suatu ketenangan bathin yang terjadi kalau suatu jenis musik diperdengarkan di saat bersantai. Ada pula semangat kita jadi terjaga dan bergelora di saat kita mendengarkan musik perjuangan ber-irama March.

Kalaupun kita mendengar lirik yang bernada lirih bahkan sedih, tapi kalau dimainkan dengan genre musik dangdut, tetaplah badan kita akan bergoyang. Suatu kekuatan pemerintahan bisa saja tumbang oleh kekuatan genre musik yang mendobrak (semisal musik Rock dan Hard Rock), bahkan genre country pun bisa membius pendengar-pendengar fanatiknya untuk segera melakukan apa yang diperintahkan oleh musik itu sendiri.

Generasi muda dengan kebebasan berpikir dan berbuat banyak dipengaruhi genre reagge, blues, dan rock n roll. Tema anak pantai, bersenang-senang selalu didengungkan di genre musik ini.

Kalau anda ingin lebih terlihat berkelas mungkin pilihan genre Jazz bisa jadi favorit anda. Kalau anda ingin terlihat cool dan berintelektualitas tinggi, pilihlah musik klasik.

Inilah kekuatan musik yang bisa Anda dengarkan dan nikmati. Tinggal mau di mana kita menempatkan diri kita? Kadang ingin ber-jeans ria, kadang ingin tampil prima dengan jas dan tuxedo atau kadang kita ingin berbasah-basah di pantai tropis? It’s your life. (*)

8 thoughts on “Kekuatan Musik

  1. Hebat Om,
    Dengan MUSIK klasik; Gus Dur (sedikit banyak) bisa melupakan “busuk”nya politik, dan tetap segar sampai akhir hayat beliau.
    Dengan ROCK; jokowi bisa mengaktualisasikan rasa “kerakyatannya” dengan penuh penjiwaan.
    Tapi jangan lupa om, banyak juga yang bersembunyi di balik musik untuk berbuat yang aneh-aneh, bahkan berakhir tragis.
    Anda sudah mencoba membuka wacana om, bahwa musik adalah salah satu sarana untuk bisa menghimpun energi yang positif untuk bisa menembus luasnya kreatifitas.
    usul saya; anda punya background, punya perangkat (lunak maupun keras), mungkin juga punya link, MOHON jangan sia-siakan itu.
    Ingat, Jember hanya butuh “SINERGI” untuk menghimpun kekuatan musik.
    Ingat, tanpa literatur sistem yang sempurnapun, Jember punya D. Persik, A. Hermansyah! …… ndahniyo kalo ada greget untuk menyempurnakan sinergi itu? Woww …., Jember akan bisa menggeser Bandung untuk menjadi barometer BIBIT-BIBIT SELEBRITIS.

    Yakinkan,om?

    Salam untuk potensi Jember

    akhmad fauzi

  2. thanks to mr ahmad fauzi for your comment in “kekuatan music” article.We all hope that music can make sinergicity with all..succes for you brother!

  3. Komentar yang luar biasa. Hanya butuh sinergi. Jember punya house music punya master music punya purwacaraka yang perlengkapannya standar nasional. Maukah pak agus dkk bersinergi dgn yang lainnya untuk jember? Jgn nunggu pemerintah. Dgn memberi kita bersyukur dgn bersyukur nikmat ditambah. Tidak ada ceritanya dgn memberi dan bersyukur orang tambah melarat. Betul kan?

  4. KANG Kreatif, anda sudah maju selangkah dengan menghimpun dan memvisualisasikan format fikir Jember. Selangkah lagi, (kayaknya) riuh rendah elegansi fikir warga jember menyeruak.
    kini, saya khususnya, berharap semoga Yth. Bupati kita mengintip obsesi ini dan membisikkan……”Apa yang Engkau perlukan dari saya,….anakku”
    Maka, ……. Jember akan “berkilau”, karena kekuatan dahsyat (yang selama ini masih di awang-uwung) turun dalam kesefahaman SINERGI.
    Subhanallah….,Alhamdulillah!!

    Salam untuk potensi Jember….

  5. Ayo media online tugas media menfasilitasi agar jember makin maju. Ayo pak agus sudah saatnya jember lahirkan anak anak berbakat lewat musik

    1. untuk mas Andik,…… benar anda. beberapa waktu yang lalu Redaksi juga menghubungi saya perihal sama. sekarang sudah saya kirimkan lagi foto yang seperti diinginkan oleh semua. yah, saya semakin menyadari kalau diri ini tidak bisa keluar dari kelemahan dan salah. Perkenankan permafaan saya ini……
      Redaksi dan MAS ANDIK yang baik dan jeli, kalian adalah sebenar-benar teman. Nuwun……

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: