Kodim 0824 Targetkan Hasil Terbaik dalam TMMD 98 Tahun 2017

JEMBER (titik0km.com) – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 98 tahun 2017 di Jember yang akan diadakan di Desa Karangbayat Kecamatan Sumberbaru Jember pada bulan April mendatang direncanakan berbeda dari kabupaten lain, bahkan Bupati Jember dr. Faida MMR dan Dandim 0824 Jember Letkol Inf. Rudianto bertekad TMMD di Jember menjadi yang terbaik di Indonesia.

“Saya berharap, agar TMMD yang akan digelar pada bulan april di Desa Karangbayat nanti bisa menjadi yang terbaik, sehingga perlu adanya sinergi antara TNI, POLRI dan Pemkab apalagi Poltek dan Unej ikut terlibat didalamnya, dalam TMMD nanti semua pihak harus terlibat dan dilibatkan, jangan hanya TNI saja, tapi pemkab juga harus berperan, sehingga hasilnya bisa maksimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Faida.

Bupati juga mengungkapkan alasan kenapa desa Karangbayat dipilih sebagai lokasi TMMD ke 98, dikarenakan desa tersebut paling memungkinkan untuk dilakukan, disamping faktor sebagai desa terpencil, desa Karangbayat juga kooperatif, “Desa Karangbayat dipilih karena kooperatif, terpencil dan paling membutuhkan untuk dilaksanakan TMMD, disini jangan hanya TNI saja yang bekerja tapi harus sinergi dan saling menguatkan,” tambah Faida.

Faida menekankan agar dalam TMMD nanti tidak ada hal yang tertinggal, alias segala persoalan di Desa Karangbayat bisa dituntaskan di desa, seperti soal kemiskinan, tuna wisma, buta aksara, pavingisasi, kesehatan, pendidikan maupun Adminduk.

“Semua SKPD harus survey lokasi di Karangbayat, cek apa yang dibutuhkan oleh masyarakat karangbayat, semua harus terlibat, seperti Dinas Lingkungan Hidup, cek daerah mana yang butuh penghijauan, Dinas Pendidikan, cek berapa warga yang buta aksara, Dinas Sosial Cek berapa warga miskin dan tunawisma, nanti koordinasikan dengan kodim, biar kodim juga menggerakan timnya,” tambah Faida.

Rakor yang dihadiri sekitar 40 orang dari seluruh satuan kerja terkait, pada kesempatan tersebut Komandan Kodim 0824 Letkol Inf Rudianto memaparkan tahapan pekerjaan, anggaran serta sasaran fisik maupun non fisik yang akan dikerjakan dan sudat mendapat persetujuan dari Pemkab Jember.

Sasaran fisik yang akan dikerjakan berupa perbaikan rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni, plesterisasi, pembenahan saluran irigasi, pengerasan jalan dan lain-lainnya , sedangkan sasaran non fisik menyangkut pemberantasan buta aksara, pembekalan ketrampilan, kewirausahaan, sosialisasi kesehatan dan lain-lain guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap TMMD di Jember ini bisa dimanfaatkan dan dimaksimalkan sebaik mungkin, bahkan kami optimis, dengan sinergi seperti ini, hasilnya bisa maksimal, apalagi tidak semua daerah bisa menggelar TMMD, di Jawa Timur sendiri tahun ini ada 3 kabupaten yang ditolak mengajukan TMMD,” ujar Rudianto.

Rudianto juga mengatakan bahwa TMMD di Jember ini berbeda dengan daerah lain di Jawa Timur, kebanyakan di kabupaten lain, hanya TNI yang memiliki program ini, tapi di Jember semua merasa memiliki dan punya niat yang sama. (AL1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: