Korupsi DD, ADD dan TKD, Kades Nogosari Pindah Tidur

Jember (titik0km.com) Diduga Lakukan penyelewengan Dana Desa, ADD dan TKD, ZA Kades Nogosari Kecamatan Rambipuji Jember, Selasa (14/3/2017) sore ‘harus pindah tidur’ di Lapas kelas II A Jember, hal ini setelah penyidik kejaksaan negeri Jember melakukan penahanan badan bagi kades yang sempat di non aktifkan oleh Bupati Jember pada pertengahan tahun 2016.

“Dilakukannya penahanan terhadap Kades Nogosari di lapas Kelas II A Jember, bertujuan untuk memudahkan proses pemeriksaan. Selain itu juga untuk memastikan tersangka tidak lagi mengulangi perbuatannya, tidak mempengaruhi saksi-saksi, serta agar tidak merusak atau menghilangkan Barang Bukti,” ujar Kajari Jember Ponco Hartanto,

Ponco mengatakan, bahwa penahanan terhadap kades Nogosari dilakukan selama 20 hari, terhitung sejak hari ini, “Penahanan Penyidikan untuk Kades Nogosari ini akan dilakukan selama 20 hari terhitung sejak hari ini, Jika dianggap belum cukup maka penahanan bisa diperpanjang selama 20 hari lagi,”tuturnya.

Tersangka yang diduga telah melakukan penyimpangan atas Anggaran Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD) dan Tanah Kas Desa (TKD) tahun 2013 -2015 ini, ditengarai telah menyebabkan kerugian negara sedikitnya Rp 500 juta. Jumlah tersebut dimungkinkan bertambah mengingat masih ada tersangka lain yang diduga terlibat, sebab kasus korupsi umumnya dilakukan secara kolektif, bukan seorang diri.

“Kasus korupsi itu umumnya dilakukan secara kolektif, jadi tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lagi, tergantung dari pemeriksaan, dari kerugian negara sebesar itu, memang dari tersangka ada itikad untuk mengembalikan, tapi masih sebagian, namun hal tersebut tidak akan menghapus perkara pidana yang telah diproses di Kejaksaan,” jelasnya.

Kades Nogosari akan dijerat dengan pasal 2 dan pasal 3 Undang-Undang Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korups

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: