Lambatnya Layanan SK Pensiun Jadi Perhatian Khusus Bupati Jember

Jember (titik0km.com) – Lambatnya layanan pemberian SK Pensiun kepada sejumlah ASN yang sudah purna tugas menjadi perhatian serius Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR, salah satunya dengan melakukan evaluasi soal gaji pensiun, untuk itu, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Jember ini menegaskan akan melakukan evaluasi putus gaji alias tidak menerima gaji harus nol nol bulan.

“Layanan SK Pensiun ini harus di evaluasi, karena banyak dari mereka yang sudah lama pensiun namun SK nya belum keluar, sehingga dalam masa menunggu SK tersebut, otomatis mereka putus gajinya, dan ini menjadi perhatian serius kami,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR.

Dalam catatan Bupati, saat ini terdapat 27 PNS yang menerima SK Pensiun sebelum masa pensiun, termasuk PNS yang telah memiliki SK pensiun dan telah menerima  gaji pensiun, namun juga ada ASN yang sudah pensiun 1-10 bulan dan belum mendapatkan SK, sehingga gajinya putus karena menunggu SK pensiun tersebut.

“Ada 43 ASN yang sudah pensiun 1 sampai 3 bulan dan belum mendapatkan SK pensiun, ada juga 9 orang yang menunggu SK pensiun 4-5 bulan dan ada 10 orang yang sudah menunggu SK pensiun selama 7-10 bulan, dan selama menunggu ini, mereka tidak mendapatkan gaji, ini yang harus segera dibenahi,” tegas Bupati.

Berdasar evaluasi pula, Bupati juga menegaskan, untuk pensiun janda dan duda sudah dibuat aturan. SK pensiun janda dan duda tidak diurus sendiri, tetapi diurus Pemerintah Kabupaten Jember. “Karena pensiunan janda dan duda juga merupakan keluarga besar Pemerintah Kabupaten Jember, maka harus di urus pemerintah,” ungkapnya.

Bagi Bupati, bukan soal lambat atau tidak lengkapnya berkas, karena memang seharusnya pensiun janda dan duda mendapatkan pelayanan tersendiri dari Pemerintah Kabupaten Jember. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: