Latsitarda Nusantara 2014 ke 34 digelar di Wilayah Tapal Kuda

JEMBER (titik0km.com) – Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara 2014 ke-34, yang akan digelar pada 10 Mei  – 9 Juni 2014 terus dipersiapkan. Latsitarda Nusantara 2014 yang akan diikuti oleh 851 taruna dan praja dari 3 kesatuan yaitu Akademi Militer AU, AD dan AL serta IPDN, akan dilaksanakan di 4 kabupaten yaitu Banyuwangi, Bondowoso, Jember dan Situbondo.

Menurut Kol. Pnb. A. Gustaf Brugman M.Si Han, Latsitarda Nusantara taruan dan praja tingkat akhir ini memang jarang digelar di pulau Jawa, seperti Latsitarda ke-30 yang digelar di Tasikmalaya, hampir semua kegiatan dilaksanakan di luar Jawa seperti Lasitarda ke-33 yang diadakan di Lombok, “Kali ini Lasitarda akan dipusat kan di Jawa Timur dan akan dilaksanakan di daerah Tapal Kuda, di Jember, Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso, sedangkan pembukaan akan diadakan di Banyuwangi,” jelas Gustaf Brugman saat ditemui reporter Titik Nol Kilometer pada hari Rabu (19/2).

Gustaf Brugman juga menginformasikan bahwa Lasitarda Nusantara 2014 kali ini tidak diikuti oleh Akpol, serta hanya diikuti oleh Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Militer atau Akademi Angkatan Darat (AAD) serta IPDN, “Akpol tidak ikut karena tidak ada karena mereka tidak memiliki calon perwira tingkat 4, hingga Latsitarda kali ini hanya 3 Akmil AU, AL, AD dan IPDN yang ikut dalam kegiatan ini,” papar Gustaf Brugman.

Pria yang pernah menjadi Komandan Pangkalan Udara Bandar Udara Ngurah Rai tersebut juga menjelaskan jumlah peserta yang akan terlibat dalam Latsitarda Nusantara ke-34 ini sebanyak 1389 personil, termasuk para taruna yang akan melakukan Lasitarda, “Dari AAU ada 104 Taruna, AAL 99 Taruna, AAD 248 Taruna serta IPDN 400 Praja termasuk 100 Praja Putri, ditambah 200 mahasiswa berprestasi dari berbagai universitas di Jawa Timur, yang selama sebulan penuh nanti akan tinggal di rumah- rumah penduduk, berinteraksi dengan kegiatan sehari-hari, bekerja bersama masyarakat selam satu bulan penuh,” kata Gustaf Brugman.

Latsitarda Nusantara ke-34 sendiri merupakan program yang dirancang serupa dengan kegiatan KKN di perguruan tinggi sebagaimana umumnya, dimana taruna dan praja akan bersama-sama masyarakat melakukan aktifitas fisik dan non fisik di desa dimana mereka ditempatkan, “Teknisnya nanti semua taruna dan praja akan melakukan kegiatan karya bhakti, penyuluhan, riset sosial, wisata juang, dan bhakti sosial, di masing masing kabupaten, di semua kabupaten,” ujar Gustaf Brugman saat didampingi oleh Komandan Kodim 0824 Letkol Arh Wirawan Yanuartono.

Acara pembukaan, seperti yang direncanakan akan digelar di Banyuwangi, juga akan berintegarsi dengan pemkab setempat, bahwa kegiatan Latsitarda ini bisa disinergikan dengan kegiatan pemkab dimasing-masing kabupaten seperti dinas kesehatan, dinas pendidikan, dinas pertanian dan sebagainya, “Yang jelas nanti akan dikoordinasikan dengan 4 pemkab di lokasi digelarnya Latsitarda ini, kebetulan hari ini saya sudah bertemu dengan Komandan Kodim 0824 Jember untuk mendiskusikan masalah tersebut,” pungkas Gustaf Brugman. (ias)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: