Mahasiswa Unmuh Korban Penembakan

Jember (titik0km.com) – Sabtu (11/3/2017 dini hari sekira pukul 01.45, publik Jember dihebohkan suara tembakan di Jalan Raya Sultan Agung + 75 meter timur Pos Polisi Lalu lintas 9.0 Jember atau di depan Hardys Mall, korban yang diketahui bernama Dedy (25) warga Bima NTB yang juga mahasiswa Unmuh Jember, tewas dengan kepala pecah terkena tembakan orang tak dikenal.

Menurut saksi di lokasi kejadian, korban malam itu pulang dari club malam yang ada di Jalan Gajah Mada berboncengan dengan Rama salah satu anggota polisi Polres Bondowoso dengan menggunakan sepeda motor matic, dalam perjalanan korban sempat beriring-iringan dan salip-salipan dengan dua kendaraan Honda Jazz dan Suzuki Swift, serta terjadi percekcokan, sesampai di lokasi kejadian, Korban menghentikan dua kendaraan tersebut, disitulah keduanya kembali perang mulut, lalu Dor, suara tembakan dari dalam honda Jazz meletus dan mengenai kepala Dedy.

“Kejadiannya sangat cepat mas, saat itu saya melihat pengendara sepeda motor menghentikan dua kendaraan, sebelumnya mereka salip-salipan sejak dari barat, nah saat di lokasi ini mobil berhenti dan cekcok lagi, gak tau, tiba-tiba ada suara dor, dan pengendara sepeda jatuh bersimbah darah,” ujar warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.

Mengetahui temannya terkapar dengan luka tembakan di kepala, Rama bersama warga sekitar berusaha menolong korban dan melarikan ke rumah sakit dr. Soebandi. Korban sendiri tewas dengan luka tembak di rahang sebelah kanan dan tembus ke kepala.

“Kami masih menyelidiki kasus ini, beberapa cctv di sepanjang perjalanan korban mulai dari club dimana korban keluar sampai TKP masih kami dalami, sedangkan proyektil yang bersarang di kepala korban saat ini sudah kami kirim ke Labfor Polda Jatim untuk di teliti, dugaan sementara karena perselisihan di club atau dijalan, dan penembakan terjadi spontanitas,” ujar Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH, SIK, yang turun langsung ke Lokasi meski tangannya masih tertancap jarum infus.

Sementara sampai berita ini ditulis, belum ada kabar tentang keberadaan pelaku, sedangkan di kamar Mayat dr. Soebandi, sejumlah petugas baik dari TNI maupun Polri memenuhi kamar mayat, begitu juga teman korban dari kampus maupun dari asalnya Bima NTB. (MYN/AL1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: