Manik Kaca Eksotik Onjur Memikat

 Pengerajin manik manik kaca Dusun Onjur Desa Sumberejo Kecamatan Ledokombo Jember dengan beberapa karyanyaJEMBER (titik0km.com) – Ledok Ombo ternyata menyimpan banyak potensi kreatif, seperti Dusun Onjur, Desa Sumberejo Kecamatan Ledokombo Jember, terdapat puluhan pengerajin manik kaca.

Manik kaca terbuat dari bahan kaca yang kemudian diproses dan dipanaskan menggunakan api dan dibentuk sedemikan rupa menjadi barang cinderamata yang menarik, seperti kalung manik-manik dan gelang yang eksotik seperti yang dilakoni Faisol warga Dusun Onjur, Desa Sumberejo Kecamatan Ledokombo Jember.

Manik manik raksasa harganya bisa mencapai Rp 1jt karya pengerajin manik manik kaca Dusun Onjur Desa Sumberejo Kecamatan Ledokombo Jember

Menurut Faisol, dia sendiri adalah salah satu pengerajin dari 20an pengerajin manik kaca yang ada di Dusun Onjur tersebut. Faisol juga mengakui untuk motif manik-manik yang banyak ia buat didapatkan dari motif manik kuno yang banyak terdapat di Ledokombo.

Saat ini Faisol lebih banyak melihat dari buku untuk mencari motif-motif eksotis manik-manik kaca buatan kerajaan di nusantara. Selain manik kuno dari masa majapahit, terkadang Faisol juga membuat motif dari luar negeri seperti Afrika dan Amerika Latin. “Beberapa motif yang disukai oleh konsumen adalah motif yang terdapat pada manik buatan jaman Majapahit,” ungkap Faisol

Mengenai pemasaran manik kaca produksi onjur, sekarang masih sebatas ke Bali dan Jogja dan lebih banyak dikonsumsi oleh pemilik toko asesoris lokal di Bali dan di Jogja yang kemudian dijual kepada wisatawan baik asing maupun nusantara, bahkan dikirim ke luar negeri.

Faisol pengerajin manik kaca dusun orjun desa sumberejo kecamatan ledokombo bisa menerima order sebanyak 20rb manik

Harganya manik kaca relatif bermacam-macam antara Rp 5rb sampai Rp 750rb, “Tergantung besar kecilnya itu, mas. Juga kalau tingkat kesulitan tinggi ya harganya juga mahal,” papar Faisol.

Terkadang Faisol mendapatkan order pesanan antara 10rb manik sampai 20rb manik dalam berbagai bentuk.”Untuk pembuatan sepuluh ribu manik-manik kaca biasanya diselesaikan dalam 2 bulan, kemudian itu juga masih dibagi dipengerajin yang lain juga, sehingga penyelesaian bisa cepat,” ujarnya.

Kalung manik manik kaca karya pengerajin Dusun Onjur Desa Sumber Rejo Kecamatan Ledokombo Jember

Pernah pembelian manik-manik buatan Faisol tidak dibayar sehingga mengalami kerugian sampai kurang lebih Rp 27jt, untuk mengatasi hal itu, Faisol lebih memilih mengirim barang untuk dihantar langsung ke pembelinya, kemudian dibayar langsung ditempat.

Prospek manik kaca cukup bagus untuk menopang industri pariwisata Jember dan banyak diminati wisatawan nusantara dan asing

Faisol sendiri mengakui sudah menekuni pembuatan asesoris manik kaca ini mulai tahun 1994, pria 42 tahun kelahiran Madura itu bisa menghabiskan tabung gas sebanyak 10 tabung sehari saat mendapatkan orderan manik kaca. “Hitungannya 1 tabung gas 3kg itu bisa untuk membuat 40 manik ukuran sedang,” jelas Faisol.

Faisol menerangkan juga pernah mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial Kab Jember pada th 2000 dan dari Disperindag dan ESDM Kab Jember th 2006, namun setelah itu Faisol mengatakan tidak pernah lagi ada bantuan dari pemerintah daerah melalui instansi terkait. “Padahal, untuk pemasaran manik kaca ini kami sangat butuh bantuan dari pemerintah, mas, biar banyak orang yang tahu tentang manik kaca Onjur ini,”pungkas Faisol, (ias)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: