Matangkan Aksi, Koordinasi Lima Kabupaten

dr faida JEMBER (titik0km.com) – Jumlah peserta sinergi aksi kemanusiaan operasi gratis bagi 1.000 kaum dhuafa mencapai 1.246 warga miskin. Jumlah ini di paparkan dr. Maria Ulfah, koordinator aksi kemanusiaan RSBS dalam rapat koordinasi teknis pelaksanaan aksi sosial bertajuk `Sinergi Aksi Kemanusiaan` operasi gratis bagi 1.000 dhuafa.

Untuk menyukseskan aksi sosial rapat koordinasi dilakukan. Sinergi ini melibatkan 5 Kabupaten, 5 Kodim, dan 5 Dinas Kesehatan yaitu Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi. Rapat digelar di RS Bina Sehat.

Rapat koordinasi ini melibatkan beberapa instansi yang terkait, diantaranya 5 Dinas Kesehatan, 3 Dinas Sosial (Jember, Bondowoso dan Banyuwangi) serta Dinas Perhubungan.

Rapat dihadiri pasiter 5 kodim, Kasdim Jember dan juga Kasiter Brigrif 9/Kostrad. Termasuk Kepala Rumah Sakit Baladhika Husada Jember dr. Trio Tangkas Sp.PD. Turut hadir pula dalam rapat diantaranya Satlantas Polres Jember, tim penggerak PKK Kabupaten Jember, serta tim aksi kemanusiaan RS AL Huda Banyuwangi.

Bahkan, Ketua DPRD Kabupaten Jember Saptono Yusuf juga turut hadir sebagai salah satu wujud dukungan penuh DPRD Kabupaten Jember terhadap kegiatan aksi kemanusiaan ini.

dr. Maria Ulfah sempat memaparkan hasil rekapitulasi jumlah pasien terdaftar yang meliputi 5 kabupaten dan 5 jenis operasi yang akan dilaksanakan. “Tercatat total jumlah peserta yang terdaftar sebanyak 1.246. Peserta yang sudah menjalani screening sampai dengan saat ini sebanyak 540, sedangkan peserta yang belum menjalani screening sejumlah 716. Kegiatan screening ini masih akan terus kita laksanakan sampai 2 Pebruari 2013,” ujar dr. Ulfah.

Sementara itu, pimpinan rapat Dandim 0824/Jember Letkol. Inf. Tri Rana Subekti S.Sos dalam arahannya menyampaikan dari hasil pendataan di lapangan ada beberapa wilayah yang mempunyai kasus katarak cukup banyak dan atas permintaan Dandim wilayah-wilayah tersebut, beberapa daerah yang sebelumnya untuk katarak tidak tercover dalam aksi kemanusiaan ini, dalam kesempatan rakor tersebut dibuka kuota untuk 3 kabupaten, sekaligus khusus untuk operasi katarak. “Dari data sementara yang ada tercatat penderita katarak untuk kabupaten Situbondo terdaftar 209 pasien, Lumajang kurang lebih 134, dan Bondowoso mencapai 100 pasien,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui kegiatan operasi ini mencakup 5 kasus yang meliputi bibir sumbing, katarak, hernia, polidaktili (jari lebih) dan CTEV (kaki pengkor). Untuk kabupaten Lumajang, Bondowoso dan Situbondo spesifikasi kasus meliputi bibir sumbing, polidaktili (jari lebih) dan CTEV (kaki pengkor). Kini Sinergi aksi kemanusiaan untuk Kabupaten Lumajang, Situbondo dan Bondowoso juga dibuka pendaftaran operasi gratis bagi penderita katarak.

Terkait jadwal screening untuk peserta katarak di 3 kabupaten tersebut, Tri Rana menyampaikan, segera akan disusun jadwal teknis pelaksanaan screening dengan tim dari RS Bina Sehat.

Dalam rapat, dr. Nurbaiti, selaku kepala bidang pelayanan kesehatan dinas kesehatan Kabupaten Jember menyampaikan kesiapan Puskesmas untuk membantu screening awal pasien katarak dan kontrol pasien katarak post operasi untuk kontrol ke 3 dan ke 4 yaitu pada minggu ke 3 dan ke 4 setelah dilakukan operasi. (fid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: