Menginspirasi, Bupati Jember Diundang Jadi Narasumber Komnas HAM

Jember (titik0km.com) – Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR kembali menarik perhatian publik nasional. Berkat pengalamannya menjadikan Jember kabupaten ramah HAM, Bupati perempuan pertama di kota Tembakau inipun diundang Komnas HAM untuk menjadi narasumber dialog inspiratif di hadapan birokrat pemda se-Indonesia di Makassar, pada Rabu (21/8/2019) siang.

Di hadapan para peserta, Bupati Faida menyampaikan capaian program kerja yang sudah dilakukan di Jember. Tentu, realisasi yang terintegrasi dengan semangat ramah HAM. Salah satunya ambulans desa dan kebijakan anti diskriminasi, termasuk keberpihakan terhadap disabilitas.

Bupati Faida sempat menyampaikan. Pihaknya sudah bersinergi dengan Komnas HAM dan NGO Infid sejak tahun 2016 lalu. “Birokrat di Jember pernah dilatih Komnas HAM dan Infid soal implementasi hak asasi manusia, Saya bersedia hadir untuk menjadi nara sumber untuk berbalas budi,” katanya.

Bahkan Komitmen Bupati Faida terhadap HAM, juga diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), beberapa bulan lalu, perempuan yang juga berprofesi sebagai dokter ini sempat diundang ke Markas PBB di Swiss untuk memaparkan kabupaten ramah HAM yang sudah diimplementasikan di Jember.

Komitmen memperjuangkan HAM itulah, yang membuatnya harus datang ke Makassar, meski di Jember ada pelantikan anggota DPRD Jember. “Pertama, agenda ini sudah dirancang dua bulan lalu. Kedua, akhir tahun nanti Jember bakal jadi tuan rumah Festival HAM. Nah untuk yang di Jember, sudah berbagi tugas dengan Pak Wabup,” paparnya.

Menurut Bupati Faida, dipilihnya Jember sebagai tuan rumah Festival HAM, merupakan kebanggan tersendiri untuk masyarakat. Sebab katanya, tidak semua pemda mendapat kepercayaan. Terlebih, beberapa negara juga sanggup datang ke Jember saat Festival HAM digelar.

Sementara Senior Program Officer HAM dan Demokrasi Infid Mugiyanto, selaku pihak penyelenggara kegiatan mengatakan, bahwa diundangnya Bupati Jember untuk menjadi nara sumber dalam kegiatan ini, dikarenakan Kabupaten Jember bisa memberi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.

“Saya melihat, Bupati Faida bisa memberi inspirasi bagi daerah lain, dimana dalam kepemimpinan beliau di Jember, dan yang lebih utamanya, Pemkab Jember telah mampu mengkombinasikan dan mengimplementasikan peraturan HAM dengan SDGs, hal ini yang tidak dimiliki oleh daerah lain,” ujar Mugiyanto.

Mugiyanto berharap, daerah lain bisa belajar dari kabupaten Jember, terlebih yang berkaitan dengan HAM. “HAM di Jember tidak hanya bersekala lokal, maupun nasional tapi diakui Internasional,” ujar Mugiyanto. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: