MTQ Tunanetra Untuk Pacu Prestasi Disabilitas

Jember, (titik0km.com) – Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tunanetra se-Jawa Timur berakhir Sabtu malam, (07/12/2019). Dalam penutupan ini, Bupati Jember, dr. Faida, MMR., menitipkan pesan untuk peserta lomba.

Pesan itu disampaikan melalui sambutan tertulis yang dibaca oleh Kepala Bagian Bina Mental Sekretariat Kabupaten Jember, Bambang Saputro.

Dalam sambutannya, bupati menjelaskan disadari atau tidak, seiring dengan modernisasi zaman, kemajuan teknologi informasi semakin mempermudah masuknya budaya asing.

Sehingga masyarakat, khususnya umat Islam, tidak jarang lebih menyenangi  budaya – budaya modern yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islami.

Karena itu perlu dibudayakan kegiatan yang positif. Seperti penyelenggaraan MTQ ini adalah salah satu kegiatan yang sangat positif, dalam rangka menanamkan rasa cinta kepada Al Qur’an yang merupakan pedoman hidup umat Islam.

Selain dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta membentengi diri dari budaya-budaya asing, kegiatan MTQ juga dapat mempererat dan memperkokoh ukhuwah islamiyah.

“Saya berharap, kegiatan ini dapat memacu dan meningkatkan prestasi generasi kita, khususnya di bidang pengembangan tilawatil Qur’an,” harapnya.

Kegiatan MTQ ini merupakan salah satu rangkaian dari beberapa kegiatan dari peringatan Hari Santri Nasional V tahun 2019.

“Semoga keikutsertaan saudara-saudara dalam MTQ kali ini dapat membawa manfaat dan maslahat dalam upaya kita mengaktualisasikan ajaran Islam secara damai,” harapnya.

Bagi peserta yang terpilih menjadi pemenang, bupati menyarankan agar menyiapkan diri untuk menghadapi MTQ di tingkat yang lebih tinggi lagi.

Sedangkan, bagi yang belum meraih prestasi, jadikan pengalaman ini sebagai motivasi dan semangat untuk lebih giat berlatih.

Kategori yang dilombakan ada dua. Pertama, Musabaqoh Tilawatil Qur’an. Di kelompok putra dimenangkan oleh Muhammad Fatoni (Lumajang), Suhar jakaria (Gumukmas, Jember), dan Ahmad Musahhad (Tanggul, Jember). Sementara kelompok putri tidak ada yang mendaftar.

Kedua, musabaqoh Hifdzil Qur’an golongan lima juz. Pemenangnya, Abdul Wahab (Rambipuji, Jember), Reza Pahlevi (Tanggul, Jember), dan Nasiruddin (Kecamatan Bluto, Sumenep) di kelompok putra.

Sedang di kelompok putri yakni Siti Layinatul Mahmudah (Rambipuji, Jember), Wahyuni (Umbulsari, Jember), dan Eni Nur Wahidah (Banyuwangi). (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: