Ning Lathifa Bakal Branding Kopi Jember Karena Berkualitas

JEMBER (titik0km.com) – Kopi Jember yang berkualitas ternyata menjadi daya tarik banyak pihak. Tak luput juga menjadi perhatian serius Lathifa Marina Al Anshori, pengusaha muda bidang perkebunan, saat berkunjung ke Jember. Bahkan, Ning Lathifa, sapaan akrabnya, berencana mem-branding kopi Jember agar lebih terkenal hingga nasional dan mancanegara.
“Jember punya potensi kopi luar biasa. Dengan mem-branding kopi Jember, akan semakin dikenal,” ujarnya. Tidak meragukan memang, Ning Lathifa ini punya pengalaman dalam bidang perkebunan. Dia juga sangat aktif dalam pergerakan dan menjadi pengusaha perhutanan dan perkebunan yang berbasis di Sumatera Barat.
Lathifa ini juga punya banyak pengalaman luar negeri. Ini lantaran Ning Lathifa adalah mantan jurnalis konflik dan perang yang turut meliput Revolusi Mesir, Konflik Saudara di Libya, Perang Delapan Hari Palestina dan Israel di Gaza. Termasuk beberapa konflik lainnya di negara-negara Timur Tengah.
Lathifa menjadi kontributor untuk Metro TV Indonesia dan E TV News Afrika Selatan selama masa tinggalnya di Mesir. Lathifa adalah sarjana Ilmu Politik dan Administrasi Publik dari Fakultas Ekonomi dan Ilmu Politik, Universitas Kairo, Mesir (almamater Naguib Mahfouz, Yasser Arafat, Amr Moussa, dan Al Baradei).
Lathifa aktif juga menjadi pengamat politik Timur Tengah dan Afrika. Selain itu, lulusan Lemhannas Taplai Parpol Angkatan I ini, di masa remajanya, aktif di organisasi afiliatif Perwakilan Cabang Istimewa (PCI) NU Mesir sebagai Sekretaris Lembaga Seni dan Budaya. Wanita cantik ini juga berkecimpung di Fatayat Mesir sebagai Sekretaris Bidang Komunikasi dan Informasi.
Tidak hanya itu, Lathifa juga bergabung di organisasi kekeluargaan masyarakat Jawa Timur di Mesir (Gamajatim). Di waktu kuliahnya, Lathifa menjadi Koordinator Mahasiswa Asing di Fakultas Ekonomi dan Ilmu Politik, Universitas Kairo, dari tahun 2011-2013. Lathifa yang lahir di Samarinda, Kalimantan Timur, ini adalah anak kedua dari tiga bersaudara berdarah campuran Jawa Timur dan Sumatera Barat. (MJL/SNL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: