Pasca Banjir, Siswa SD Belajar Mitigasi Bencana Bersama ACT-MRI Jember

Jember, (titik0km.com) – Banjir bandang di bantaran kali jompo yang terjadi pada awal februari lalu, selain menyisakan kerugian material juga meningalkan ketakutan bagi warga tak terkeculai anak-anak di SDN 2 Klungkung Desa Klungkung Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember, bahkan akibat dari banjir tersebut, sekolah terpaksa libur, karena sebagian siswanya tinggal di bantaran kali jompo.

Menyikapi hal tersebut, tim ACT-MRI Jember mengadakan kegiatan Humanity day dengan tema “Mitigasi Bencana Banjir” yang diperuntukkan bagi 20 siswa SDN 2 Klungkung, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh siswa saja namun juga para guru dan beberapa warga sekitar.

Wahyu S Permana selaku Koordinator Daerah Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)  Kabupaten Jember mengatakan, kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk memberikan edukasi pada anak-anak, warga dan guru tentang langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana banjir.

“Kegiatan ini sebenarnya bertujuan untuk mengedukasi anak-anak, guru, warga sekitar tentang apa saja yang harus dilakukan saat bencana datang khususnya banjir mengingat wilayah ini bisa saja memiliki potensi banjir, selain itu kita juga melakukan kegiatan pembagian alat-alat sekolah serta bantuan makanan sehat seperti susu” ujar Wahyu.

Kegiatan mitigasi bencana ini sendiri diawali dengan memberikan materi ringan dikelas tentang kebencanaan yang diampaikan melalui nyanyian dan game, dilanjutkan dengan kegiatan outdoor yang diikuti oleh siswa, guru dan beberapa warga sekitar.

Kepala Sekolah SDN 2 Klungkung Agus Mustofa menjelaskan, bahwa sekolah yang dipimpinnya sempat diliburkan akibat banjir yang melanda bantaran kali jompo, karena banyak siswanya yang berangkat dan pulang sekolah melintasi daerah tersebut, dirinya juga mengucapkan banyak terimaksih kepada tim  ACT- MRI yang telah memberikan Pendidikan kebencanaan bagi guru dan juga siswa di SDN 2 Klungkung.

“Kami dari pihak SDN 2 Klungkung merasa senang dan terimaksih karena teman-teman relawan mau memberikan edukasi kepada kami tentang bencana, kami berharap kegiatan ini bukan hanya sekali dilakukan tapi bisa lebih sering lagi dilakukan jadi silaturaahmi ini terus tersambung” jelasnya.

Sementara itu Staff Program ACT Jember Dani Ardissa berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan di SDN 2 Klungkung namun juga di sekolah-sekolah lain di kabupaten jember terutama sekolah yang berdekatan dengan bantaran sungai.

“Kita dari ACT-MRI sebenarnya berharap bukan hanya memberikan pelatihan mitigasi bencana di SDN Klungkung saja namun lebih banyak sekolah lain di kabupaten jember, karena bencana ini kita tidak pernah tau datangnya kapan dan berupa apa saja, oleh karenanya pelatihan mitigasi bencana ini sangat penting diberikan kepada masyarakat utamanya di daerah rawan bencana,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: