Titik 0 km | Dari Sini Semua Berawal
Anda di sini: Home » Entrepreneur » Peduli Bencana Palu-Donggala, Pemkab Jember Kirimkan Tim Medis

Peduli Bencana Palu-Donggala, Pemkab Jember Kirimkan Tim Medis

Peduli Bencana Palu-Donggala, Pemkab Jember Kirimkan Tim Medis

Jember (titik0km.com) – Pemerintah Kabupaten Jember Selasa (2/10/2018) memberangkatkan sejumlah dokter untuk membantu penanganan korban gempa dan tsunami di Donggala serta Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Pemberangkatan oleh Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., dilakukan di Pendapa Wahyawibawagraha.

Humas RSD dr. Soebandi, dr. Yustina Evi kepada wartawan menjelaskan, terkait persiapan dan tugas yang akan dilakukan oleh tim dokter ini. Pemerintah Kabupaten Jember akan mengirimkan tiga tim dokter. Pengiriman dilakukan secara bertahap.

Tim pertama terdiri dari dokter umum, dokter bedah umum, dokter bedah tulang, dokter anastesi. Ditambah perawat anastesi Dan perawat IGD. “Mereka itu yang pertama kali bertugas untuk menyisir dan mengobati pasien-pasien yang memang membutuhkan operasi,” terangnya.

Untuk mendukung tugas, tim pertama telah membawa alat-alat operasi. Juga membawa berbagai obat.

Tim kedua akan ditentukan kemudian, dengan melihat kebutuhan yang diperlukan. Selanjutnya tim ketiga merupakan tim pascabencana.

Terkait masa tugas, Evi menyebut estimasi waktu satu minggu. Namun, bisa lebih lama sesuai perkembangan kebutuhan.

Tim pertama yang beejumlah 9 orang ini akan diterima di RS Wahidin Makasar. Diperkirakan tim baru bisa melaksanakan operasi pada Rabu 3 Oktober 2018.

Jumlah tim keseluruhan bisa mencapai 30 orang dengan tiap tim terdiri dari 9 sampai 10 orang.

Bupati Faida mengungkapan dokter yang dikirim adalah dokter spesialis dan paramedis terbaik.

“Tim ini siap mental. Seminggu kembali atau seminggu dari Makasar untuk lanjut ke Donggala dan Palu,” terang Bupati Faida.

Pemerintah juga melakukan upaya mambantu warga Jember yang menjadi korban. Upaya ini mengomunikasikan dengan keluarga di Jember.

Sampai saat ini data resmi menyebutkan tiga orang warga Jember yang teridentifikasi menjadi korban. Pemerintah pun masih terus berkoordinasi dengan tim yang sudah berada di lokasi bencana untuk perkembangan informasi ini.

Tim yang telah berangkat dan berada di lokasi bencana pada hari kedua pascabencana adalah tim dari BPBD Jember dan Brigif 9/2 Kostrad.

Sementara itu, Direktur RSD dr. Soebandi, dr. Hendro Sulistiyono menjelaskan, tidak semua dokter di rumah sakit diberangkatkan. “Jadi tidak perlu kuatir,” pugkasnya (*)

Bagikan :

Leave a Comment

Scroll to top