Pemkab Jember Gelar Bimtek Implementasi SAKIP

Jember (titik0km.com) – Pemerintah Kabupaten Jember menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bagi Organisasi Perangat Daerah (OPD) Pemkab Jember, Selasa (14/8/2018) di Aula Wahya Wibawa Graha Pemkab Jember.

Didit Nurdiatmoko Sekretaris Deputi KemenPAN RB Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan yang menjadi Coaching Clinic pada acara tersebut mengatakan, bahwa Jember sebagai pusat kota terbesar ke tiga di Jawa Timur diakui sudah bagus, namun ada beberapa hal yang harus di benahi terutama dalam kinerja dan layanan kepada masyarakat.

“Jember dari berbagai indikator menunjukkan bagus, tapi ada indikator tata kelolanya yang tidak bagus, tidak bagusnya itu belum tentu dari pemerintahan tapi ada 3 kemungkinan, bisa dari sisi masyarakat, dari Bupati maupun dari Instansi yang tidak menjalankan intruksi dan program dengan baik, oleh karena itulah, setelah adanya Bimtek ini, kami akan melakukan evaluasi,” ujar Didit.

Didit juga mengatakan, hal-hal yang bisa menghambat nilai SAKIP nya kurang bagus dan kurang memuaskan terjadi ketika merumuskan kinerja tidak selalu berorientasi kepada masayarakat, ini yang harus diperhatikan oleh setiap pejabat.

“Hal yang kurang memuaskan biasanya ketika merumuskan kinerja tidak berorientasi, penggunaan anggaran kepada masyarakat, jadi setiap pejabat disini harus jelas dan berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat, jadi setiap penggunaan anggaran harus larinya ke sana,” Tambah Didit

Didit berharap dengan adanya bimtek ini target nilai Sakip Pemkab Jember yang nilainya CC bisa B, dan ini akan di evaluasi bersama, bagaimana hasilnya nanti akan di pecahkan bersama, soal bagaimana pejabatnya nanti setelah adanya bimtek, apakah bisa berubah atau tidak.

Sementara Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR yang ikut mendampingi Sekretaris Kementerian Deputi KemenPAN RB menyampaikan terima kasih kepada KemenPAN RB yang sudah datang ke Jember, untuk membantu memberikan bimbingan kepada instansi yang ada di Jember dan memberi motivasi kepada jajaran dibawahnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada KemenPAN yang sudah memberikan motivasi kepada instansi di Pemkab Jember, karena kehadirannya sudah sangat lama kami tunggu, sebenarnya pejabat di lingkungan Pemkab Jember sudah baik dalam bekerja, hanya mungkin perlu pemahaman dalam merumuskan kerja yang sudah diprogramkan bupati, adakalanya Bupati memprogramkan A tapi instansinya bekerja B, dan ini yang akan di pecahkan bersama dengan Kementerian PAN,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan, jika setelah adanya motivasi dan bimtek dari Kementerian PAN dan RB ini, ada pejabat yang tidak bisa merumuskan kinerja yang berorientasi kepada kepentingan masyarakat, maka Bupati siap melakukan evaluasi kepada bawahannya.

“Ya nanti kalau kalau sudah diberi motivasi dan bimbingan masih belum bisa merumuskan program Bupati, karena inti dihadirkannya Tim dari KemenPAN RB dalam acara ini pejabat betul-betul bisa mengelola program Bupati di masing-masing Dinas, jadi kalau program Bupati A, maka kegiatanya harus A, begitu juga dengan anggarannya harus A, kalau programnya A terus anggarannya B ya gak nyambung,” ujar Bupati.

Bupati berharap adanya bimtek ini supaya pengawalan anggaran tidak hanya Bupati saja yang mengawal tetapi Sistem yang nantinya turut mengawal, “jadi meskipun nantinya Bupati Jember berganti tetapi Sistem akan terus bisa berjalan,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: