Pengusaha Berikan Materi Entrepreuneur Lingkungan

IPJ Beri Materi Entrepreuneur Berwawasan LingkunganJEMBER (titik0km.com) – Ada yang menarik dari aksi sinergitas yang digelar Kodim 0824 Jember bersama Perhutani KPH Jember yang dilaksanakan hari ini (16/03). Hadirnya kalangan pengusaha yang tergabung dalam Ikatan Pengusaha Jember  atau yang lebih dikenal dengan singkatan IPJ memberikan nuansa yang berbeda tentang wawasan lingkungan dan entrepreuneur.

Pada sesi rehat setelah ‘Aksi Penanaman Sejuta Pohon Menuju Indonesia Hijau Berseri’ ini, IPJ yang diwakili oleh Agus Susanto dan Kukuh Rahardjo didampingi oleh Komandan Kodim 0824 Jember Letkol InfTri Rana Subekti S.Sos serta Adm KPH Jember Nanang Sugiharto, mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan tebak tebakan kepada peserta aksi yang terdiri dari TNI, Perhutani, Pramuka, GM FKPPI, dan Menwa serta masyarakat yang tergabung dalam LMDH Wana Kedawung Lestari.

Tebakan yang disampaikan tidak jauh dari tebakan tentang lingkungan sekitar, “sekarang pertanyaannya adalah menghitung berapa besar prosentase keuntungan ketika seseorang menanam pohon sengon ketika berumur 5 tahun dan siap tebang, silahkan dihitung dengan alat yang seadanya,” kata Agus Susanto kepada peserta. Tak pelak semua peserta aksi penanaman pohon dengan alat dan kondisi seadanya mulai menghitung, berapa profit pohon sengon setelah 5 tahun.

Jawaban peserta pun bermacam macam mulai dari yang hanya menghitung keuntungan, menggunakan analisa sederhana sampai yang analisa detail. Agus Susanto dan Kukuh Raharjo yang memandu tebak tebakan tersebut hanya tersenyum simpul mendengar jawaban para peserta. “Hampir semuanya benar dan tidak salah, walaupun ada yang panjang lebar menjelaskannya, semuanya benar,” kata Agus yang juga owner House Music Jember, kepada seluruh peserta.

“Namun ada jawaban yang lebih tepat, jika menanam satu pohon kita akan mendapatkan keuntungan langsung, bagaimana dengan yang tidak langsung?” ungkap Agus kepada peserta. “Ada banyak keuntungan yang tidak nampak ketika satu pohon di tanam, mulai dari udara yang kita pakai bernafas, sampai ke desa wisata. Kenapa desa wisata, jadi ini keuntungan yang tidak hanya sekedar 5 tahun menanam pohon sengon. Jika Karang Kedawung ini ingin menjadi desa wisata tidak hanya pemandangan yang dibutuhkan untuk menjadi desa wisata. Keasrian lingkungan dan terjaganya pohon akan memberikan modal dasar menuju desa wisata” papar Agus kepada peserta aksi.

Memang untuk aksi ini IPJ tidak membahas secara khusus tentang entrepreuneur namun menyampaikan materi yang berwawasan lingkungan yang bersinggungan dengan materi entrepreuneur. “Memang sengaja kita pilihkan topik tentang pohon sengon, orang akan berpikir keuntungan 5 tahun semata, padahal kalau di cermati keuntungan akan bisa lebih dari itu, hanya dengan menanam pohon,”ujar Agus yang didampingi Kukuh Raharjo yang juga owner Ebizz Hotel Jember.

IPJ dukung Gerakan Penghijauan Sejuta Pohon“Coba, dibayangkan, Karang Kedawung ini sangat luar biasa, ada pemandangan gunung, apakah suatu saat bisa menjadi desa wisata? Tentunya sangat bisa kalau kita semua mau mewujudkan itu. Menanam pohon adalah modal yang termurah yang bisa dilakukan saat ini, tapi 5 tahun lagi modal itu sudah berlipat dengan harga pohon sengon, belum lagi ketika dikembangkan menjadi desa wisata. Ini peluang karena Jember masih belum punya desa wisata yang benar benar menjadi tujuan wisata. Ini peluang yang muncul dengan hanya menanam pohon,” pungkas Agus Susanto kepada peserta. (ias)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: