PERDAMI Turut Bantu Operasi Katarak Dhuafa

LOGO PERSATUAN DOKTER SPESIALIS MATAJEMBER (titik0km.com)  – Babak terakhir operasi di Sinergi Aksi Kemanusiaan Operasi Gratis 1000 Dhuafa dilaksanaan hari ini. Tak kurang sebanyak 248 pasien menjalani operasi selama dua hari ini.

Menurut dr. Maria Ulfa, koordinator Sinergi Aksi Kemanusiaan RS Bina Sehat Jember, untuk kali ini operasi memfokuskan pada pasien katarak dari Kabupaten Jember. “Operasi akan dilaksanakan selama dua hari yaitu hari Sabtu (06/04), sebanyak 149 pasien katarak dan hari Minggu (07/04) sebanyak 99 pasien katarak,” ungkap dr. Maria Ulfa yang selama 2 bulan ini berjibaku dengan jadwal operasi dan mengatur dokter spesialis pendukung operasi gratis ini yang terlibat.

“Alhamdullilah, semua berjalan lancar. Apalagi kali ini tim dokter yang menjalankan operasi di jelang penutupan Sinergi Aksi Kemanusiaan ini, didukung penuh oleh tim dokter dari PERDAMI (Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia) Cabang Jawa Timur,” papar dokter yang akrab disapa dr. Ulfa ini.

Sementara itu, dr. Hendrian D. Soebagjo, Sp.M, yang menjadi ketua rombongan PERDAMI kali ini, berharap para pasien yang mengikuti operasi gratis merasa terpuaskan dengan hasil operasi yang dilakukan yang dilakukan oleh RS Bina Sehat dan PERDAMI ini.“Masyarakat, instansi dan organisasi apapun harus bersatu padu dengan pemerintah dan juga bersama TNI, untuk bahu membahu membantu masyarakat yang tidak mampu,” kata dr. Hendrian

PERDAMI sendiri merupakan organisasi spesialis mata serta sudah sering terlibat dalam kegiatan kemanusiaan seperti ini, jadi hal ini sudah menjadi kewajiban kami, untuk rasa kemanusiaan dan terlibat langsung membantu Sinergi Kemanusiaan Operasi Gratis di RS Bina Sehat Jember,” katanya lagi.

Selanjutnya dr. Hendrian D. Soebagjo, Sp.M,  merasa optimis dengan kegiatan kemanusiaan yang dilakukan RS Bina Sehat Jember bisa dilakukan lagi dalam skala yang lebih besar, “Kalau sekarang bisa menjalankan 1.000 operasi gratis, selanjutnya pasti bisa 2.000 atau bahkan 5.000  operasi gratis. Pesan saya kegiatan seperti ini jangan sampai luntur dan terus dilanjutkan,” pungkas dr. Hendrian D. Soebagjo, Sp.M. (fid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: