Peringati HUT Kostrad ke 56, TNI, Warga dan Wartawan Resik-Resik Pasar Tanjung

Jember (titik0km.com) – Ratusan aparat bersama jajaran Pemkab Jember, TNI dan ratusan warga dari bebagai elemen masyarakat  Sabtu (11/3/2017) gelar acara bersih-bersih Pasar Tanjung, pasar Tanjung dipilih karena sebagai pusat pasar Tradisional di Jember dan icon perekonomian, agar terlihat ‘Kinclong’.

Bupati Jember dr Faida, Dandim 0824 Letkol. Inf. Rudianto, Jajaran Brigif 9, Polri, Jajaran Yon Armed 8, Scaba, Pemkab Jember, Ormas, dan ratusan masyarakat serta puluhan insan pers yang tergabung dalam Forum Wartawan Lintas Media (FWLM) membahur menjadi satu bahu-membahu , membersihkan Pasar Tanjung.

“Bersih-bersih ini dalam rangka memperingati HUT Kostrad ke 56, dan harus diperingati bersama rakyat, apalagi letak Brigif 9/2 sangat strategis dengan memiliki beberapa batalyon yang tersebar di beberapa titik, seperti Yonif /Raider Bondowoso, Yonif 515 Tanggul dan Yonif 509 Sukorejo,” ujar Komandan Detasemen Markas Kapten Ramdani.

Ramdani menambahkan, dengan adanya batalion yang terletak di tiga tempat strategis, Kostrad siap membantu masyarakat sekitar dalam kegiatan even apapun “Kami siap untuk membantu masyarakat dan pemerintah jika membutuhkan tenaga kami, sebagai prajurit muda kita siap membantu untuk Jember lebih baik,” Tekadnya

Dengan kegiatan bersih-bersih ini diharapkan prajurit TNI-Polri betul-betul memiliki dan milik dari rakyat, sehingga hadirnya dapat dirasakan oleh rakyat itu sendiri. Oleh karena itu pihaknya menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Jember yang bersedia ikut mensukseskan kegiatan ini.

Sementara Bupati Jember, dr Faida, MMR menyampaikan kebanggaannya atas kepedulian Brigif 9 dan masyarakat terhadap Jember. Kegiatan ini sangat tepat, karena pasar tanjung ini merupakan icon kebanggaan pasar tradisonal orang Jember, terlebih pada 2017, Pemkab Jember bakal merevitalisasi pasar Tradisional.

“Tidak lama lagi pemkab akan merevitalisasi pasar tradisional, pasar tradisional selama ini identik dengan pasar yang kumuh, kotor dan bahu, akan berubah menjadi pasar rakyat yang dibanggakan orang Jember. Sehingga belum bisa dikatakan berkunjung ke Jember, kalau belum berkunjung ke Pasar Tanjung,” jelasnya. (MYN/AL1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: