Petani Kopi Jadi Nominator IMA Awards di Bali

 petani kopi sidomulyo jemberJEMBER (titik0km.com) – Sivitas akademika Universitas Jember patut berbangga. Pasalnya, Community Development (Comdev) atau program pendidikan dan pengembangan masyarakat yang diselenggarakan oleh Universitas Jember bagi para petani kopi di Desa Sido Mulyo Kecamatan Silo Jember, menjadi salah satu nominator dalam Indonesia Millenium Development Goals (IMA) Awards 2012 yang diadakan oleh Kantor Utusan Khusus Presiden RI untuk MDGs.

Menurut Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember, Rokhani, SP., MSi Comdev bagi para petani kopi di Desa Sidomulyo yang dijalankan Universitas Jember sejak tahun 2007 melalui satuan tugas I-MHERE (Indonesia – Managing Higher Education for Relevance and Efficiency), menjadi salah satu dari 44 nominator. Nominator tersebut adalah hasil seleksi dari 611 program dari seluruh Indonesia. “Pengumuman pemenang IMA 2012 akan dilaksanakan di Hotel Conrad Bali tanggal 26 Maret 2013,” jelasnya.

Kepastian pemgumuman nominator Comdev Universitas Jember sebagai salah satu nominator IMA 2012 diterima melalui surat yang ditandatangani oleh Asisten Utusan Khusus Presiden RI untuk MDGs, Diah S. Saminarsih. “Dari 44 nominator, hanya 5 nominator yang berasal dari kalangan perguruan tinggi dan salah satunya adalah Universitas Jember. Rencananya, Rektor Universitas Jember, Drs. Moh. Hasan, MSc., PhD akan menghadiri acara ini beserta Dr. Ir. Indarto, DEA mantan ketua satuan tugas I-MHERE, Djoko Soejono, SP., MP Koordinator Comdev dan Suwarno Ketua Koperasi Buah Ketakasi Desa Sido Mulyo ,” papar Rokhani, SP., MSi lagi.

mdg_award_2012_logoSementara itu menurut Djoko Soejono, SP., MP, Comdev bagi petani kopi Desa Sido Mulyo ini melibatkan Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknologi Pertanian sebagai pembina. Fakultas Pertanian melalui Jurusan Agribisnis membantu para petani kopi di Desa Sido Mulyo dalam bidang pemasaran, pembentukan koperasi serta peningkatan kemampuan manajerial para petani. Sementara Fakultas Teknologi Pertanian melalui Jurusan Teknologi Hasil Pertanian dan Teknik Pertanian memberikan teknologi pemrosesan kopi beserta alat-alatnya.

Seiring berjalannya waktu, Comdev ini mulai menampakkan hasilnya. Menurut Suwarno, ketua Koperasi Buah Ketakasi yang mewadahi para petani kopi di Desa Sido Mulyo, sebelum program Comdev Universitas Jember ada, para petani menjual langsung kopi gelondongan ke pengepul. Namun dengan pembinaan dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknologi Pertanian, para petani kopi di Sido Mulyo memproses sendiri kopi panenannya sampai menjadi produk kopi bubuk sehingga mendapatkan nilai tambah yang berujung pada meningkatnya kesejahteraan petani kopi Desa Sido Mulyo.

Salah satu indikasi meningkatnya kesejahteraan para petani kopi di Desa Sido Mulyo dapat dilihat dari Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Buah Ketakasi yang dibagikan kepada para anggotanya. Menurut Suwarno, Sisa Hasil Usaha koperasi Buah Ketakasi yang dibagi kepada para anggota tahun 2012 sebesar 104 juta rupiah. Dari data tahun 2012, Koperasi Buah Ketakasi memiliki 170 orang anggota.

koperasi ketakasi sidomulyo jemberAwalnya koperasi ini tidak menyangka kiprahnya akan sampai di apresiasi dengan penghargaan tingkat nasional, namun dengan keberadaannya makin berkembang sehingga memiliki bermacam usaha semisal penjualan pupuk, simpan pinjam dan kantin. “Pada awalnya tentu saja, proses untuk mengorganisasikan para petani tidak mudah, namun dengan bimbingan Comdev Universitas Jember bisa berjalan dengan baik,” ujar Suwarno. Bahkan, kopi hasil petani Desa Sido Mulyo terpilih sebagai kopi robusta favorit dalam rangka International Coffee Conference di Bali, Oktober 2010 lalu dan Juara III Kontes Kopi Nasional yang diselenggarakan oleh Puslit Kopi dan Kakao tahun 2011. (ias)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: