PMI Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis

BANYUWANGI (titik0km.com)  – Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Banyuwangi selama 3 hari dijadwalkan mengadakan operasi katarak gratis, yang dimulai pada Rabu (15/1) sampai dengan Jumat (17/1). Selain mengadakan operasi katarak serta bakti sosial (baksos), juga mengadakan pemeriksaan mata gratis di luar katarak. Mereka yang menderita mata minus, plus atau silinder diberikan bantuan kacamata.

Acara yang dibuka oleh Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, ketika membuka acara tersebut menyatakan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian banyak pihak untuk mengurangi tingkat kebutaan di Banyuwangi. “Pemkab dan PMI tidak mungkin bekerja sendiri tanpa bantuan para pihak. Karena itu kegiatan semacam ini kami support penuh dan akan kami tindaklanjuti ke depannya, termasuk melakukan pelayanan pula terhadap pasien bibir sumbing,” ujar Wabup Yusuf yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Cabang Banyuwangi ini.

Yusuf juga menyampaikan terimaksih dan mengapresiasi lembaga yang memberikan dukungan pada acara PMI Banyuwangi kali ini, seperti diantaranya Yayasan John Fawcett Foundation, dan Yayasan Kemanusiaan Indonesia (YKI). Menariknya, para supporter club sepakbola Liverpool di Indonesia, yang dimotori oleh Anfield Bunker dari Inggris juga turut berpartisipasi dalam penggalangan dana yang melibatkan banyak donatur di beberapa negara.

Kegiatan yang mendapatkan respon yang baik dari masyarakat, terlihat dari banyaknya jumlah pendaftar yang mencapai 500 orang. Sementara itu sejumlah dokter, perawat, tim medis dan relawan pun diterjunkan untuk memberikan pelayanan pengobatan mata bagi masyarakat Banyuwangi yang kurang mampu.

Sementara itu, Sunawati,  salah seorang pasien yang menderita katarak hingga 75 persen pada kedua bola matanya menyatakan rasa senangnya berkesempatan untuk dioperasi mata. “Saya ini sudah satu setengah tahun tidak bisa melihat. Itu sebabnya saya merasa kesulitan pergi kemana-mana tanpa dibantu orang lain,”ujar nenek berusia 70 tahun itu dengan dialek Jawanya yang kental. Wanita yang tinggal di Dusun Patoman, Desa Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi itu mengaku langsung mendaftarkan diri ke PMI begitu tahu ada operasi katarak gratis dari seorang kerabatnya. Sedangkan pasien-pasien lain ada pula yang mendaftarkan diri lewat puskesmas di wilayahnya masing-masing. “Saya berharap bisa melihat lagi seperti dulu,” harap Sunawati yang dahulunya sebelum terkena katarak berprofesi sebagai penjual aneka jajanan di Pasar Rogojampi. (asd)

Sumber : Website Resmi Pemkab Banyuwangi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: