Program 1 Rumah 1 PAM Berjalan Sukses

Jember (titik0km.com) – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jember berhasil menyalurkan hibah pemasangan baru secara gratis kepada 1000 rumah tangga dengan kategori masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR selama tahun 2018, bahkan program pemasangan baru secara gratis yang dibuat oleh PDAM ini satu-satunya di Indonesia, terlebih PDAM Jember merupakan perusahaan daerah yang masuk sebagai perusahaan yang cukup Sukses.

Atas kesuksesan dalam program hibah pemasangan baru gratis tahun ini, pada tahun depan PDAM juga menambah pemasangan baru secara gratis kepada 2000 MBR sesuai dengan program yang sudah di canangkan oleh Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR yaitu ‘Satu Rumah Satu PAM’.

“Kabupaten Jember merupakan satu-satunya kabupaten yang melakukan program sambungan pemasangan baru PDAM secara gratis kepada masyarakat berpenghasilan rendah, pada tahun ini Alhamdulillah kami berhasil memasang di 1006 rumah, dan tahun depan akan kami tuntaskan 2000 rumah dari 3000 rumah yang kami targetkan sesuai dengan data yang sudah dilakukan tim PU Perumahan Rakyat,” ujar Direktur PDAM Jember H. Ady Setiawan SH. MH Senin (29/10/2018).

Ady menambahkan program sambungan PAM gratis kepada warga ini juga mendapat support dari pemerintah pusat sehingga pendanaanya tidak hanya dari APBD tapi juga dari anggaran Kementerian PU-Perumahan Rakyat, “Untuk tahun 2019 nanti, 1000 rumah diambilkan dari APBD dan 1000 rumah lagi dari APBN melalui Kementerian PU Perumahan Rakyat,” terang Ady.

Secara teknis tambah Ady, total hibah yang diberikan mencapai 3.000 sambungan baru, dengan rincian 2.000 sambungan untuk warga perkotaan dan 1.000 sambungan berikutnya untuk warga pinggiran khususnya untuk guru ngaji, guru paud, difabel, guru bantu,  duafa, takmir masjid dan warga miskin lainnya asalkan rumah yang ditempati tidak jauh dengan akses jaringan  PDAM.

Sedangkan untuk masyarakat yang ingin menikmati program penyambungan gratis ini syaratnya rumah dengan sambungan listrik berdaya di bawah 1.300 VA , kondisi rumah tidak bertingkat, dan termasuk golongan penghasilan rendah.

“Dengan tambahan 3000 pelanggan baru ini, maka target 40 ribu pelanggan PDAM pada tahun 2022 nanti bisa terwujud, dengan terwujudnya target ini, maka PDAM diharuskan mengembangkan wilayah baru lebih dari 11 kecamatan yang ada,” tambah Ady. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: