Puisi Nurani Dokter

Oleh : Wimpie Pangkahila*

Hari ini adalah sebuah makna Ketika seluruh dokter di Nusantara Menunjukkan solidaritasnya Kepada tiga dokter di Manado Sulawesi Utara Yang dipidana karena pasien meninggal dunia Padahal telah melakukan tindakan sesuai standar profesinya Padahal mereka bukan malaikat penjabut nyawa

Hari ini aku ingin katakan kepada siapa saja Tidak ada dokter yang ingin pasiennya kehilangan nyawa Karena dokter memang dididik untuk mengatasi masalah sesama Maka dokter berhak mendapatkan penghargaan dari hasil profesi Bukan makan dengan rakus dari hasil korupsi Bukan seperti si Akil dan para sejawatnya Bukan pula menipu masyarakat melalui iklan di media massa Yang dibiarkan saja sekian lama

Saudaraku, jadikanlah hari ini sebagai hari baru Ketika dokter tidak lagi mau diperalat dan diperdaya Oleh penguasa, oleh organisasi, dan oleh siapa saja Maka tunjukkan kepada bangsa ini Bahwa dokter Indonesia akan selalu bertindak sesuai standar profesi Dan dijiwai oleh sumpah dokter yang universal di seluruh dunia Karena berurusan dengan nyawa manusia

Sudah cukup lama kita diam bagai tak berdaya Karena semua pihak seolah mati rasa Ketika ada dokter dianiaya dalam menjalankan profesinya Ketika dokter sengsara dalam tugas di pelosok jauh di sana Saudaraku, kinilah saatnya kita bersatu hati Bangkit kembali melanjutkan semangat juang para dokter pendahulu Ketika melawan ketidakadilan dalam masa penjajahan Yang kini terulang kembali oleh bangsa sendiri Salamku untuk semua saudara di seluruh pelosok negeri (*)

Denpasar, 18 November 2013 6 hours ago near Denpasar, Bali

Catatan redaksi : tulisan diposkan tanpa editing serta sesuai dengan aslinya

Prof DR. dr. Wimpie Pangkahila SpAnd, FAACS
Guru Besar FK Udayana, Kepala Bagian Andrologi & Seksologi
Ketua Pusat Studi Anti Aging Medicine

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: