Puluhan Bupati dan Walikota Deklarasikan Peduli Sampah di Surabaya

SURABAYA (titik0km.com) – Dalam memperingati Hari Peduli Sampah 2014 Kementerian Lingkungan Hidup membentuk Gerakan Indonesia Peduli Sampah Menuju Masyarakat Berbudaya 3R (Reduce, reuse, recycle) untuk kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia bersih sampah 2020. Peringatan tersebut digelar di Taman Surya, Balaikota Surabaya (24/2).

Tri Rismaharini, Walikota Surabaya mengucapkan selamat datang kepada para peserta peringatan Hari Peduli Sampah. Dalam kesempatan tersebut Walikota Surabaya mengatakan, Surabaya memiliki 26% ruang terbuka hijau. Menurutnya, prosentase tersebut di atas target undang-undang Lingkungan Hidup, seperti yang dikutip Titik Nol Kilometer dari humas Pemkot Surabaya pada hari yang sama.

Balthasar Kambuaya, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia mengatakan, Surabaya sengaja dipilih sebagai tempat deklarasi mengingat Surabaya merupakan kota Pahlawan. Diharapkan semangat kepahlawanan dapat menginspirasi masyarakat dan peserta gerakan Indonesia peduli sampah. Menurut Balthasar, Hari Peduli Sampah lahir dilatarbelakangi oleh tragedi longsor sampah di Leuwigajah yang menelan lebih dari 150 jiwa.

Rasio Ridho Sani, Deputi Bidang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), Limbah (B3) dan Sampah KLH mengatakan, deklarasi tersebut penting karena merupakan tekad bersama untuk berperan aktif dalam mengelola sampah menuju kota bersih yang dapat meningkatkan taraf kesehatan, perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Lebih dari 30 Bupati dan Walikota se-Indonesia menandatangani deklarasi Gerakan Indonesia Peduli Sampah Menuju Masyarakat Berbudaya 3R untuk Kesejahteraan Masyarakat tersebut. Penandatanganan disaksikan langsung oleh tokoh agama, kader lingkungan, tokoh masyarakat, tokoh agama, pers dan elemen masyarakat lainnya. Demikian Diskominfo Pemkot Surabaya. (asd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: