Puluhan Pedagang Korban Kebakaran Kencong Datangi Disperindag Jember

Jember, (titik0km.com) – Sejumlah perwakilan pedagang yang kiosnya terbakar dalam peristiwa kebakaran di Pasar Kencong, Kecamatan Kencong, Jember, pada 2005 silam mendatangi kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jember, Rabu (6/11/2019).

Mereka menyerahkan berkas atau dokumen untuk pencairan bantuan sosial (bansos) oleh Pemkab Jember yang telah ditetapkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Jember.

“Hari ini kami datang untuk menyerahkan dokumen dari 34 pedagang eks-kebakaran Pasar Kencong yang belum mendapatkan bansos dari pemerintah,” kata koordinator pedagang Pasar Kencong Baru Muhammad Assad di kantor Disperindag Kabupaten Jember, Jalan Kalimantan, Jember.

Assad menerangkan bahwa 34 pedagang tersebut termasuk dari 85 pedagang Pasar Kencong yang belum menerima bansos pasca-kebakaran Pasar Kencong pada 2005 silam.

“Total ada 699 pedagang yang kiosnya terbakar waktu itu. Sebagian sudah menerima bansos era Bupati Jember Djalal. Terakhir bansos kembali disalurkan oleh Bupati Faida kepada 31 pedagang pada 2018,” terangnya.

Sebelumnya, pada 15 Januari 2018 lalu Bupati Jember dr Faida menyalurkan bansos kepada 31 pedagang korban kebakaran Pasar Kencong. Bantuan tersebut diserahkan di Pendapa Wahyawibawagraha Jember.

Disinggung mengenai pedagang yang belum menyerahkan berkas pencairan bansos, Assad menerangkan bahwa dirinya akan memfasilitasi pedagang yang belum melakukan pengumpulan berkas ke kantor Disperindag Kabupaten Jember.

“Nanti kalau ada yang mengumpulkan berkas lagi kami akan ke sini lagi. Kendalanya saat ini adalah ada pedagang yang sulit ditemui lagi, ada juga yang sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Sarana dan Prasarana Industri dan Perdagangan Disperindag Kabupaten Jember Eko Ferdianto membenarkan bahwa perwakilan pedagang Pasar Kencong mendatangi kantornya untuk menyerahkan berkas pencairan bansos.

“Berkas dari teman-teman pedagang sudah kami terima,” kata Eko saat ditemui di kantornya.

Dia menuturkan, pihaknya akan mempelajari dan memeriksa kelengkapan berkas tersebut sebelum diajukan untuk pencairan bansos.

“Kami pelajari dahulu dan laporkan ke pimpinan,” imbuhnya singkat.

Sebagaimana diketahui, Pasar Kencong, Jember ludes terbakar pada 16 Agustus 2005. Kebakaran terjadi dini hari. Peristiwa tersebut menyebabkan 699 pedagang kehilangan kiosnya dan terpaksa berdanmgang di lokasi sementara yang disediakan pemerintah. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: