Puluhan Ribu Putra Daerah Propinsi NTT Tuntut Ilmu Di Malang

MALANG (titik0km.com) – Pendidikan memang menjadi ujung tombak perubahan baik secara ekonomi, budaya maupun sosial. Tak kurang dengan harapan yang diemban oleh puluhan ribu pelajar dan mahasiswa dari propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sedang menempuh pendidikan di berbagai sekolah dan universitas di kota Malang.

Seperti yang diungkapkan oleh Ali Akbar, Ketua Ikatan Mahasiswa NTT Se-Malang yang ditemui titik0km.com pada Minggu (11/08) di sela sela perayaan 26 tahun Arema Malang, menurut Ali Akbar, memang pembangunan sumber daya manusia menjadi perhatian penuh Pemerintah Propinsi, Kabupaten dan Kota di propinsi NTT, “Memang untuk mengejar ketertinggalan propinsi NTT giat mengirim mahasiswa untuk belajar di universitas seperti di kota Malang ini, jadi saat ini banyak putra daerah NTT yang sedang belajar di Malang” ujar Ali Akbar yang ditemui titik0km.com

Dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di NTT dengan nilai 62,5, dan rata-rata nasional 76, menyebabkan IPM NTT mendapat urutan ke  31 dari 33 provinsi, “Kurang lebih 22rb lebih pemuda dan pemudi NTT sedang belajar di Malang, ada juga yang sedang belajar di Yogyakarta, sebagian dari mereka adalah pegawai pemerintah propinsi, kabupaten atau kota yang tugas belajar,” papar Ali Akbar yang berasal dari Ende NTT ini.

Kebanyakan dari putra daerah NTT banyak yang mengambil studi untuk S1, S2 dan S3 di ITN, Unmuh, Unisma, Unmer, Unitri, Univ. Kanjuruhan, Univ. Brawijaya, UIN, Univ. Widyagama, STIE Malangkucecwara, Univ. Widya Karya, IKIP Budi Utomo, Univ. Wisnuwardhana, Univ. Gajayana, dan Univ. Negeri Malang. “Membangun SDM itu ibaratnya berinvestasi, saat ini memang NTT masih terbilang tertinggal namun ketika putra daerah telah selesai belajar dan kembali bisa turut andil membangun propinsi NTT sendiri, jadi bertahap,” ujar bapak 2 orang anak ini.

Ali Akbar sendiri merupakan putra NTT kelahiran Ende dan telah puluhan tahun menetap di Malang, merasa perlu mendorong dan memberi semangat rekan-rekan melalui Ikatan Mahasiswa NTT Se-Malang, dengan bertukar pengalaman dan saling support, “Saya sendiri sudah 20 tahun lebih menetap di kota Malang dan bekerja di salah satu perusahaan konsultan dan perencanaan,” ujar Ali Akbar yang juga menjadi calon legislatif dari partai Hanura untuk DPRD Kota Malang sekaligus menutup wawancara dengan titik0km.com diselingi dingin udara kota Malang. (ias)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: