Pungut Uang Ujian, Satgas Saber Pungli OTT Kasek SMK

JEMBER (titik0km.com) – Tim Satgas Saber Pungli yang dipimpin Wakapolres Jember, kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pungutan liar, Kepala Sekolah SMK 8 dan 2 wakaseknya harus berurusan dengan Tim yang baru di bentuk beberapa bulan yang lalu.

Menurut Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH. SIK dalam konferensi persnya mengatakan, bahwa tersangka ditangkap di kantornya setelah pihak Polres mendapat laporan dan keluhan dari beberapa wali murid jika di sekolah tersebut ada iuran yang sangat memberatkan wali murid.

“Kami mendapat laporan dari wali murid yang mengeluh, jika di sekolah tersebut memungut uang ujian kepada siswanya sebesar 1 juta rupiah tiap siswa, jika siswa tidak membayar, maka yang bersangkutan tidak bisa ikut ujian, dan ini sangat memberatkan wali murid,” ujar Kapolres.

Kapolres menjelaskan bahwa dari pungutan yang dibebankan kepada 254 siswa kelas 3, dana yang terkumpul sebesar 254 juta, penggunaan diluar ujian 62 juta sedangkan yang berhasil diamankan sebesar 41.957.400, “Ketiganya sudah kami tetapkan tersangka, apakah nanti akan ditahan atau tidak, kewenangannya ada di penyidik, yang jelas akan kami kembangkan siapa saja yang menerima uang tersebut, karena sebagian uang tersebut juga sudah dibelikan sepeda motor,” beber Kapolres

Kajari Jember Ponco Hartanto yang ikut mendampingi Kapolres mengatakan bahwa Tim Satgas Saber Pungli adalah sinergi antara Pemerintah, Kepolisian dan Kejaksaan, sehingga perang terhadap pungli sudah menjadi komitmen bersama antara tiga komponen.

“Ya ini hasil dari kerja tim, ada Inspektorat, Kejaksaan maupun Kepolisian, soal seberapa cepat penanganannya untuk disidangkan, kembali kepada penyidik yang melakukan pemeriksaan, kalau sudah sempurna tentu akan segera di proses ke Pengadilan,” ujar Ponco. Sementara dari kasus OTT dilingkungan pendidikan ini, Kapolres berharap kasus OTT Satgas Saber Pungli kali ini bisa benar-benar dijadikan pelajaran bagi sekolah lain dan menjadi kasus yang terakhir, jangan sampai ada kasus serupa yang berurusan dengan Satgas Saber Pungli.

“Mudah-mudahan ini kasus terakhir, dan tidak ada sekolah lagi yang berurusan dengan Tim Satgas Saber Pungli, sebab sekolah memang tidak boleh memberatkan wali murid dalam pungutan, selain SPP,” tegas Kapolres.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan dalam OTT kali ini diantaranya Dokumen AD/ART Komite Sekolah, Dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (RKAS) 2017, Rekapitulasi Pembayaran, Dana Ujian kelas XII, Sosialisasi surat edaran Gubernur mengenai pengelolaan SMK/SMA dari kabupaten ke Propinsi, kwitansi pembayaran serta sejumlah uang. (MYN/AL1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: