Ratusan Pasangan Tanpa Surat Dinikahkan Massal Di Jember

Ratusan pasangan tanpa surat nikah dinikahkan secara massal oleh Dispenduk Kabupaten Jember di Pendopo Kabupaten Jember 190613JEMBER (titik0km.com) – Maraknya pernikahan tanpa surat dan administrasi resmi melalui lembaga formal di Kabupaten Jember cukup banyak terjadi. Oleh karena itu salah program Dispendukcapil Kabupaten Jember adalah menggelar Pernikahan Massal Kabupaten Jember 2013, yang dilaksanakan hari ini (19/06) digelar dipendopo Kabupaten Jember.

Menurut Isman Sutomo dalam sambutannya, kurang lebih terdapat 6.000 pasangan yang telah menikah namun tidak memiliki kelengkapan administrasi dan syarat menikah seperti yang diisyaratkan oleh  undang-undang, “Hari ini diawali dengan pernikahan massal sebanyak 100 pasangan, yang kemudian akan segera digelar di 31 kecamatan, kepada 6.000 pasangan tanpa surat nikah di Kabupaten Jember ini,” papar Isman Sutomo dalam sambutannya.

Senada dengan yang dipaparkan oleh Kepala Dispendukcapil Kabupaten Jember, MZA Djalal, Bupati Jember mengatakan bahwa dengan mendapatkan surat nikah berarti mereka yang menikah akan mendapatkan hak yang sama dengan warga negara yang lain,“Dengan memperoleh surat nikah, maka pasangan yang menikah tersebut secara otomatis akan mendapatkan haknya sebagai warga negara seperti Kartu Keluarga, KTP, dan anak-anak mereka akan mendapatkan akta kelahiran,” kata MZA Djalal dihadapan ratusan pasangan dan undangan yang terdiri Muspika Kabupaten Jember, Kemenag Kabupaten Jember, TP PKK Kabupaten Jember itu.

Salah seorang pasutri yang mengikuti Pernikahan Massal Kabupaten Jember 2013, Tallip (45 th) dan Hotijah (43 th), warga Dusun Krajan, Bintoro, Kecamatan Patrang Jember, menyatakan kegembiraannya karena dapat menikah dan mendapatkan surat nikah, “Ya paling tidak kami sudah punya surat nikah resmi dari pemerintah, jadi sudah tidak kuatir lagi,” ungkap Tallip yang didampingi istrinya.

Moh. Muslim, salah seorang penghulu dari KUA Patrang, Kemenag Kabupaten Jember, yang menikahkan pasangan di Pernikahan Massal Kabupaten Jember 2013 ini, memang kesadaran untuk mendapatkan surat nikah masih dianggap tidak terlalu penting menurut beberapa warga,”Padahal surat nikah itu menjadi syarat ketika akan mengurus administrasi macam-macam keperluan, jadi keberadaan surat nikah itu sangat penting,” papar Moh. Muslim.

Salah satu pasangan Tallip 45 thn dan Hotijah 43 thn warga Bintoro-Patrang yang bahagia bisa melaksanakan pernikahan dan mendapatkan surat nikah di Pernikahan Massal Kabupaten Jember 2013

Dalam Pernikahan Massal Kabupaten Jember 2013 itu terdapat 100 pasangan terdiri dari 93 pasangan muslim dan 7 pasangan non muslim sehingga digelar pencatatan pernikahan untuk pasangan non muslim yang disaksikan langsung oleh Kepala Dispendukcapil Kabupaten Jember Isman Sutomo. (asd)

Pasangan Nikah Massal dari Non Muslim ada 7 Pasangan tampak ditengah Kepala Dispendukcapil Isman Sutomo menyaksikan prosesi pernikahan 190613Bupati Jember MZA Djalal dan Ketua DPRD Jember Saptono Yusuf menjadi saksi nikah dari salah satu pasangan yang mengikuti Pernikahan Massal Kabupaten Jember 2013

Moh Muslim dari KUA Patrang salah satu penghulu yang menikahkan pasangan di Pernikahan Massal Kabupaten Jember 2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: