Relawan yang Mendukung Operasi Gratis 5000 Dhuafa Bertambah

JEMBER (titik0km.com) – Setelah beberapa saat yang lalu, para guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia bergabung menjadi relawan untuk Operasi Gratis 5000 Dhuafa yang di gelar RS Bina Sehat Jember dan RS Al Huda Genteng Banyuwangi, kali ini dukungan datang dari para mantri pasar Dinas Pasar Kabupaten Jember, Pasalnya puluhan mantri pasar juga menyatakan siap bersinergi menjadi relawan untuk para dhuafa yang membutuhkan operasi gratis yang dilakasanakan di Jember dan Banyuwangi tersebut, pada pertemuan di Kantor Dinas Pasar Kabupaten Jember pada hari Selasa (6/5).

Pada pertemuan yang di hadiri oleh dr. Faida MMR, Direktur RS Bina Sehat Jember dan CEO RS Al Huda Genteng Banyuwangi itu, puluhan Mantri Pasar menampakkan animo-nya untuk menjadi relawan, banyak pertanyaan seputar 9 kasus penyakit seperti bibir sumbing, katarak, hernia, CETV, polidaktili, sedangkan kasus baru yang ditangani adalah hidrochepalus, meningocel encepalogel dan hispospadia yang menjadi sasaran Operasi Gratis 5000 Kaum Dhuafa, terutama yang menyangkut bagaimana mendeteksi awal kasus penyakit itu.

Faida, yang didampingi oleh Hasi Mandani, Kepala Dinas Pasar Jember menyatakan bahwa relawan yang akan terlibat pada aksi sosial Operasi Gratis 5000 Dhuafa akan memperoleh pelatihan sebelum mereka mulai melakukan deteksi dan pendataan awal pasien dengan 9 kasus, “Masalah pendataan bagi relawan nanti akan ada pelatihan bagi relawan yang terlibat, semua mantri pasar dari Dinas Pasar Kabupaten Jember. Bapak-bapak mantri pasar nanti akan kami latih dan mendapatkan pengetahuan bersama 300-an mahasiswa yang juga telah mendaftar sebagai relawan Operasi Gratis 5000 Dhuafa ini,” jelas Faida.

Dijelaskan pada pertemuan itu, bahwa pelatihan relawan Operasi Gratis adalah untuk mendeteksi awal dan melakukan edukasi pra operasi kepada pasien, sekaligus juga memberikan bantuan untuk mengawal pendaftaran pasien sampai pada tahapan selesai operasi. “Pelatihan relawan nanti cukup singkat padat dan berisi, karena yang paling penting adalah memberikan gambaran kepada pasien termasuk juga keluarga pasien agar mereka merasa tenang, jadi lebih pada membantu pasien, dan terutama pada keluarga pasien memberikan dukungan juga. Setiap pasien dhuafa yang di bantu bapak-bapak mantri nanti akan berterimakasih karena telah di bantu,” papar Faida.

Rencananya, akan di buka posko Operasi Gratis 5000 dhuafa di setiap kantor Dinas Pasar Kabupaten Jember, untuk memudahkan jika ada pertanyaan dari masyarakat. Hasi Madani sendiri berharap, dengan terlibatnya Mantri Pasar Dinas Pasar Kabupaten Jember ini akan bisa menjaring kurang lebih 250 pasien dari 9 kasus penyakit pada Operasi Gratis 5000 Dhuafa ini. “Saya kira semua mantri pasar siap mengikuti pelatihan relawan yang nanti akan dilakukan, karena mereka bisa membantu menjelaskan proses pendataan dan mengawal pasien, bisa jadi nanti para pedagang di pasar juga memiliki anggota keluarga atau sanak keluarga yang menderita 9 jenis kasus penyakit pada Operasi Gratis 5000 Dhuafa kali ini,” jelas Hasi Mandani. (ias)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: