Ribuan Siswa di Jember Ikrar Tegakkan Pancasila dan NKRI di Depan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

JEMBER, (titik0km.com) – Ribuan siswa dari tingkat SD dan SMP, Minggu (13/8/2017) pagi membacakan Ikrar Tegakkan Pancasila dan NKRI di depan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Efendi, dengan di dampingi Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR, Kajai Jember, serta Kepala Dinas Kesehatan Jember, seluruh siswa sambil mengibarkan bendera merah putih membacakan Ikrar Stadion Jember Sport Garden (JSG).

Usai mendengar Ikrar ribuan siswa Jember, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Efendi mengapresiasi upaya pemkab Jember dalam mengalokasikan dana APBD untuk Pendidikan, menurut Muhadjir, apa yang dilakukan oleh Bupati Jember dr. Faida MMR dalam mengalokasikan dana pendidikan sangat melampui batas minimum, bahkan melebihi ketentuan.

“Saya berterima kasih kepada Bupati Jember yang telah berani mengalokasikan dana pendidikan sebesar 35 persen dari APBD, ini sudah sangat melampui batas maksimum, sebab dalam peraturannya baik APBN maupun APBD, alokasi dana Pendidikan adlah 20 persen, sehingga saya melihat Bupati Jember sangat serius dalam menyiapkan generasi bangsa yang berkualitas,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Efendi.

Muhadjir berharap dengan alokasi dana pendidikan yang cukup besar tersebut, Kabupaten Jember menjadi Kabupaten yang semakin maju di bidang Pendidikan. “Mudah – mudahan alokasi yang besar itu akan membikin Kabupaten Jember akan semakin maju dibidang pendidikannya dan saya ucapkan selamat kepada anak – anak yang telah bertekat menjadikan tekatnya masing – masing menjadikan NKRI harga mati,” harapannya.

Muhadjir Effendy berpesan bagi semua siswa untuk terus giat belajar dan bersungguh – sungguh untuk mencapai kesuksesan. “Anak – anak terus belajar, tingkatkan belajar jangan bosen untuk tingkatkan dirinya, meningkatkan kemampuan dengan belajar sungguh – sungguh dan saya doakan kalian semua berhasil menjadi anak – anak terpilih,” pesannya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayan RI juga memberikan tanda kepada anak – anak yang sudah di suntik Rubella berupa tinta di jari dan Pin bertulis bebas Rubella. “Saya merasa senang karena bupati kreatif dalam pelaksanaan program Nasional Campak Rubella,” tuturnya. (ali/mlj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: