Sakit 3 Peserta SBMPTN Kerjakan Ujian Dengan Bantuan Panitia

Ada tiga peserta yang kebetulan semuanya perempuan mengerjakan soal soal ujian SBMPTN dengan bantuan panitia karena sakit mereka adalah Ines Kurnia-Sandy Imas Putri-Aulia Dwi AnisaJEMBER (titik0km.com) – Tiga orang peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Panitia Lokal 58 Jember mengerjakan soal ujian SBMPTN dengan dibantu oleh panitia. “Ada tiga peserta yang kebetulan semuanya perempuan dan peserta kategori ujian Sains dan Teknologi yang mengerjakan soal dengan bantuan panitia karena sakit, mereka adalah Ines Kurnia Sandy, Imas Putri dan Aulia Dwi Anisa,” jelas Rokhani, SP., MSi Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember.

Ines Kurnia Sandy asal Perumahan Nangkaan Bondowoso  yang menjalani ujian di lokasi FKIP Universitas Jember menderita patah tulang selangka akibat kecelakaan yang dideritanya seminggu lalu. Akibatnya, dirinya tidak bisa menggunakan tangan kanannya sehingga dalam menghitamkan jawaban dibantu panitia. “Sebelum ujian saya sudah lapor panitia sehingga ditempatkan di ruang khusus dan mendapatkan bantuan dari panitia,” ujar gadis yang memilih Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember sebagai pilihan pertama.

Koleganya, Imas Putri mengalami musibah kecelakaan saat berangkat dari rumahnya di Wuluhan, Jember menuju lokasi ujian di SMA Muhammadiyah 3 Jember. Akibatnya tangan kanannya memar dan keseleo. “Menurut cerita dari Imas, dia menghindari seorang penyeberang jalan di daerah Balung sehingga motornya tergelincir, untungnya masih sanggup mengikuti ujian SBMPTN,” kata Rokhani, SP., MSi. Setelah mendapatkan perawatan dari Tim Kesehatan Universitas Jember, Imas mampu mnegerjakan soal namun dalam menghitamkan jawaban masih harus dibantu oleh panitia.

Sementara itu lain kisahnya dengan Aulia Dwi Annisa yang ujian di ruang 36 Fakultas Ekonomi Universitas Jember. Di tengah-tengah mengerjakan ujian Tes Potensi Akademik, Aulia mengalami pusing dan muntah-muntah. Panitia pun meminta Tim Kesehatan untuk segera datang ke Fakultas Ekonomi. Setelah mendapatkan pengobatan, siswi asal Bondowoso ini mengerjakan soal dengan didampingi panitia karena sering tiba-tiba muntah dan pusing.

Secara umum, ujian hari pertama di Panlok 58 Jember berlangsung dengan lancar tanpa hambatan berarti. Esok hari Rabu (19/6), para peserta masih harus menghadapi ujian tes kemampuan dasar Sains dan Teknologi dan tes kemampuan dasar Sosial Humaniora. “Sebaiknya para peserta beristirahat dengan cukup dan jangan lupa sarapan saat berangkat ujian agar mampu mengerjakan soal dengan baik,” himbau Rokhani, SP., MSi. (ias)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: