Screening Bibir Sumbing- CTEV Digelar di Kodim 0821 Lumajang

Pendataan pasien di aula Kodim Lumajang mendapat pendampingan dari Dandim 0821 Lumajang Letkol. Inf. Akhyari, S.IPLUMAJANG (titik0km.com) – Pemeriksaan awal (screening) bagi peserta operasi bibir sumbing dan CTEV di Kabupaten Lumajang dilaksanakan di Markas Kodim 0821 Lumajang. Kegiatan screening ini merupakan rangkaian awal dari aksi sosial operasi gratis bagi 1.000 kaum dhuafa yang dilaksanakan RS Bina Sehat Jember dengan melibatkan 5 Kodim dan Pemerintah Daerah setempat yang meliputi, Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi.

Menurut dr. Maria Ulfah, koordinator aksi sosial RS Bina Sehat Jember, pemeriksaan awal ini bertujuan untuk menegakkan diagnosa kasus sumbing melalui pemeriksaan fisik serta untuk mengetahui secara umum kondisi pasien sebelum dilakukan operasi.

Bagi peserta anak-anak dilakukan pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan laboratorium lebih lanjut. “Untuk peserta dewasa tidak perlu dilakukan pengambilan darah karena pada pasien akan dilaksanakan operasi dengan bius lokal,” jelasnya.

Sementara itu, mengenai jalannya screening di Lumajang ini, tambah Ulfah, kegiatan berjalan lancar. Hal Ini karena adanya dukungan serta kesiapan Kodim setempat sebagai tuan rumah, kesiapan ruangan serta alur yang sangat mudah sehingga peserta termasuk pendampingnya dapat tertib mengikuti screening mulai dari awal sampai selesai.

“Kami mengucapkan terima kasih khususnya kepada Kodim 0821 Lumajang yang telah mendukung penuh serta menyiapkan semua kebutuhan yang mendukung terlaksananya screening,” ujar dr Ulfah.

Dijelaskan, berkat peran serta pasiter dan seluruh Koramil yang melibatkan Babinsa yang ada di wilayah Lumajang serta jajaran Dinas Kesehatan Lumajang kegiatan screening bibir sumbing dan CTEV di Kodim Lumajang ini dapat terselenggara dengan tertib dan lancar.

Dandim 0821 Lumajang Letkol. Inf. Akhyari, S.IP menjelaskan, pihaknya sangat mendukung penuh aksi sosial bagi kaum dhuafa ini. Dia juga secara langsung menginstruksikan kepada jajarannya terutama yang ada di Koramil untuk secara maksimal mencari, mendata, memotivasi serta mengantar pasien untuk aksi sosial ini.

“Memang sudah menjadi komitmen kami untuk mensukseskan aksi sosial ini. Di samping itu, ini sesuai rapat koordinasi sebelumnya antar Dandim di Danrem 083 Malang yang sepakat untuk bersama-sama mensukseskan aksi sosial ini,” tegasnya.

Saat melakukan pemantauan di lapangan, Dandim sempat melakukan dialog dengan beberapa keluarga peserta. Ketika Dandim melakukan pembicaraan dengan orang tua anak yang mengikuti screening, orang tua anak mengatakan, di usia yang sudah menginjak 9 tahun ini, putranya tidak mau sekolah lantaran malu pada teman-temannya karena menderita bibir sumbing.

Harapannya, dengan ikut screening dan lolos untuk ikut operasi bibir sumbing kali ini dapat merubah masa depan anaknya dan mau bersekolah. Sementara itu,, Saiful Adim orang tua Hirzul Fahmi peserta operasi bibir sumbing yang lainnya asal Kecamatan Kunir menyampaikan, dirinya sangat senang dan bersyukur bisa mengikuti kegiatan screening ini. “Mudah-mudahan anak saya dapat lolos dan ikut operasi bibir sumbing, sehingga tidak malu ketika nanti sudah beranjak dewasa,” ujarnya penuh harap.

Dr. Maria Ulfah sedang melakukan pemeriksaan fisik pasien calon peserta bibir sumbing didampingi Dandim 0821 Lumajang Letkol. Inf. Akhyari, S.IPDandim 0821 Lumajang Lekol. Inf. Akhyari, S.IP ketika ditemui di akhir kegiatan menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan screening dengan lancar di Kodim Lumajang.

“Ini adalah amanah bersama untuk membantu kaum dhuafa. Kalau bukan kita yang membantu mereka maka siapa lagi. Oleh karena itu mari kita bersama-sama membantu saudara kita yang tidak mampu dan membutuhkan pertolongan,” ujar Dandim asal Magelang tersebut. (fid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: