Sebelum Operasi, Gelar Selamatan Dulu

sariani,pasien katarak lumajangLUMAJANG (titik0km.com) Harapan besar dirasakan para pasien peserta Operasi Gratis 1000 Dhuafa yang dipusatkan di RS Bina Sehat Jember. Tak hanya si pasien saja yang merasa senang, pihak keluarga pasien juga tak kalah besar harapannya menanti-nanti senyum bahagia dari si pasien yang telah sembuh.

Banyak cerita di balik itu semua, juga motivasi mereka menghilangkan rasa takut menjalani operasi. Apapun dilakukan agar operasi bisa berjalan lancar. Kepala desa, TNI, dan keluarga pasien bahu-membahu mengantarkan pasien walaupun lokasi rumah jauh. Bahkan ada yang berencana menikah setelah operasi, ada yang sudah menggelar selamatan sebelum anggota keluarganya berangkat. Harapannya, dengan selamatan  mereka berdoa agar operasi bisa berjalan lancar.

Salah satu pasien yang telah berhasil menjalani operasi katarak tadi malam adalah Riama, 50, pasien asal Desa Wonokerto, KecamatanTekung, Lumajang. Dia sangat bersyukur bisa dibantu dengan operasi gratis. Setelah menjalani operasi tadi malam (8/2/2013), Ibu yang didampingi anaknya ini, kondisinya sudah mulai pulih saat menjalani kontrol pasca operasi. “Sudah terang” katanya sambil tersenyum.

riama, pasien katarak lumajangSama halnya yang dirasakan Sariani, Ibu yang sudah menginjak usia 50 tahun ini. Dirinya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran TNI yang telah setia mendampinginya mulai dari pendaftaran, screening, hingga kontrol setelah operasi. Dia juga berharap agar banyak pasien yang bisa sembuh dari katarak. Ibu yang tinggal di kawasan Jogotrunan Lumajang ini juga menyampaikan kepada para TNI agar tetap berhati-hati dalam menjalankan tugas.(fid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: