Selain Produk Unggulan, Pemkab Jember Juga Kenalkan Potensi Daerah di Apkasi Otonom Expo 2019

Jember, (titik0km.com) – Perhelatan Apkasi Otonomi Expo 2019 yang digelar di Jakarta Convention Center selama 3 hari, benar-benar dijadikan ajang untuk mempromosikan potensi yang dimiliki Kabupaten Jember, tidak hanya produk unggulan seperti Coffe, Chocolate, Cigar dan Cultur yang dikenal dengan 4 C, tapi beberapa potensi lainnya juga dipamerkan dalam kegiatan yang diikuti oleh 42 kabupaten yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabuaten Seluruh Indonesia (Apkasi).

Beberapa potensi yang dipamerkan dalam Apkasi Otonomi Expo diantaranya mempromosikan Jember Fashion Carnaval (JFC) serta mengikuti ajang pemilihan Puteri Otonomi Daerah, bahkan dandanan tallent JFC memberi daya tarik tersendiri dan mampu menyedot pengunjung Apkasi Expo.

“Di Apkasi Otonomi Expo ini, kita memang mempromosikan segala potensi yang ada di Kabupaten Jember, tidak hanya produk unggulan seperti kopi, coklat dan tembakau, tapi budaya dan beberapa destinasi kita kenalkan, kepada pengunjung,” ujar Slamet Sugianto Kepala Bagian Ekonomi Setda Pemkab Jember yang mendampingi tim dari Jember.

Sementara Ning Mira selaku Ning Jember yang mengikuti ajang pemilihan Puteri Otonomi Daerah dalam acara tersebut menyatakan, menjadi putri otonomi daerah harus memahami apa saja potensi di masing-masing kabupaten agar bisa bersaing di pasar yang lebih luas.

“Semua peserta pemilihan Putri Otonomi Daerah menggunakan baju kebesaran daerahnya masing-masing, kebetulan saya membawakan baju kebesaran dari Ning Jember, Mayoritas baju dari daerah Jember itu identik dengan daun tembakau”, ujar Ning Mira.

Ning Mira berharap keikutsertaan dalam ajang pemilihan Puteri Otonomi ini membuat eksistensi Kabupaten Jember tetap dikenal di Indonesia. Ia mengaku senang mengikuti puteri otonomi ini. “Selain menambah teman, juga berbagi cara mempromosikan potensi kabupaten masing-masing”, ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Rahma Mahasiswi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember yang juga tallent JFC di ajang Apkasi Otonomi Expo, menurutnya ada kebanggan tersendiri bisa mewakili daerah, apalagi apa yang ia lakukan berhasil membuat pengunjung mengetahui JFC yang sebenarnya.

“Saya sebagai perwakilan JFC, tugas saya disini untuk menarik perhatian pengunjung, dan mengenalkan budaya khas karnaval yang ada di Jember ini, karena masih banyak orang Indonesia yang tidak tahu, bahwa Indonesia mempunyai karnaval terbsesar ketiga di dunia,” ujar Rahma.

Selain bertugas untuk menarik perhatian pengunjung, Rahma juga selalu menyampaikan jadwal JFC kepada pengunjung yang tertarik datang ke Jember dan ingin melihat event JFC tersebut. “Kita sampaikan kepada mereka jadwal JFC tahun 2019 yaitu 1-4 Agustus 2019, dan mereka tertarik tentang JFC ini, terutama pengunjung dari luar negeri,” ungkapnya.

Rahma berharap, walaupun pendiri dari JFC sudah tidak ada, tapi semangat dan dukungan dari masyarakat Indonesia, khususnya Jember, sangat diharapkan untuk JFC kedepan. (*)

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *