Semester Pertama, 23 Warga Jember Sudah Memanfaatkan Bantuan Hukum Gratis Pemkab

Titik0km.com (Jember) – Pendampingan hukum gratis bagi warga miskin yang ditangani oleh Bagian Hukum Pemkab Jember, hingga semester pertama pada tahun 2018, tercatat ada 23 warga yang sudah merasakan manfaatnya, hal ini disampaikan oleh Kepala Bagian Hukum Pemkab Jember Ratno Sambada Cahyadi Selasa (7/8/2018) saat memberikan penyuluhan hukum di Kantor Kecamatan Tanggul.

“Hingga semester pertama ini, sudah ada 23 warga yang tercatat mengajukan pendampingan hukum kepada pemkab Jember, dan ini diberikan secara gratis, karena memang diperuntukan bagi warga tidak mampu,” ujar Ratno.

Beberapa kasus pidana yang diajukan pendampingan hukumnya oleh warga diantaranya kasus kekerasan dalam rumah tangga, kasus pencurian, kasus tanah dan kasus kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan kasus Tenaga Kerja Indonesia, tentu warga yang mengajukan bantuan hukum Gratis Pemkab bukan Residivis.

Ratno menambahkan, selain beberapa kasus pidana, Pemkab Jember juga memberikan pendampingan hukum kepada warga tidak mampu terkait persoalan perdata, maupun gugatan cerai.

“Pemkab memberikan pendampingan hukum tidak hanya kasus pidana saja, akan tetapi juga kasus diluar pidana, baik perdata maupun mediasi, selain itu juga kalau ada warga yang mengajukan gugatan cerai juga bisa mengajukan pendampingan hukum, tapi dengan catatan gugatan karena kasus KDRT, kekerasan ekonomi maupun kekerasan fisik, selain itu tidak bisa,” tambah Ratno.

Sementara Camat Tanggul M. Sukardi kepada sejumlah wartawan mengatakan, bahwa dirinya merasa senang dengan adanya penyuluhan hukum gratis bagi warga miskin yang dilakukan Pemkab Jember, terlebih di Kecamatan Tanggul tidak sedikit warganya berurusan dengan hukum.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bupati Jember yang telah memilih Tanggul sebagai tempat penyuluhan hukum gratis, tentu hal ini akan kami informasikan kepada masyarakat, apalagi tidak semua kecamatan mendapat kesempatan mendapat penyuluhan hukum gratis,” ujar Sukardi.

Sukardi juga kaget dari 23 warga yang mengajukan pendampingan hukum ke Pemkab Jember ada yang berasal dari Tanggul, hal ini karena tersebut tidak mengajukan melalui kecamatan, tapi mengetahuinya dari media.

“Bahkan saya kaget saat diberi tahu kabag Hukum tadi, kalau ada warga Tanggul yang sudah mengajukan bantuan hukum gratis ke Pemkab, tapi dengan adanya penyuluhan ini kami akan menginformasikan ke warga, dan tentunya akan ada pendataan juga,” pungkas Camat Tanggul (al1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: