Setan Di Miss World

oleh : Akhmad Fauzi*

Judul di atas memang benar-benar berkaitan dengan tulisan ini, bukan untuk menarik perhatian pembaca. Ini ceritanya :

Baru saja dua menitan bersandar di meja ruang guru itu, teman dari Bali mengabarkan kalau dia sedang berhadapan dengan dua wanita cantik dengan enam body guard di belakangnya. “Woowww…!!!” pekikku tanpa sadar. Terus? “Sempurna luar biasa semua yang ada”, gumamnya, teman saya itu, seakan ingin juga mengatakan, “Apalah kau, Ji, yang hanya berkutat dengan kampung halaman dan dekilnya anak pinggiran”.

Dua jam kemudian, kabar singkat dari teman saya di siang itu seolah dibenarkan oleh tulisan makan siangnya teman di sebuah media online dengan Miss World juga yang terasa begitu. Padahal beberapa hari lalu, MUI, telah meminta untuk meninjau ulang gelar Miss World itu -lihat link ini :
http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/013/08/25/26460/inilah-pernyataan-lengkap-mui-menolak-ajang-pamer-aurat-miss-world/

Disusul kemudian pernyataan Menteri Agama yang meminta agar panitia dan instansi yang berwenang memberi ijin untuk benar-benar memperhatikan suara MUI ini –lihat link : http://news.fimadani.com/read/013/08/30/menteri-agama-sepakat-dengan-mui-tentang-miss-world-013/

Sudah puluhan artikel pro dan kontra bermunculan pula di berbagai media yang sempat saya baca, tentu dengan segala argumennya.

Pusing!!!

Satu jam kemudian, saya mencoba mencurahkan yang saya miliki untuk fokus mengkalkulasi kontradiksi itu. Entah mengapa, kata SETAN yang muncul. Ahhh, (mungkin) terlalu skeptis saya, masa menyederhanakan masalah ini dengan kambing hitam setan? Saya larikan ke malaikat, ternyata juga ada, tetapi lebih dominan itu, ya setan ini.

Ini kontroversi kan? siapa lagi yang akan menari riang dalam hal ini kalau bukan dia (setan)? Dipaksa digelarpun setan akan berlomba menghampiri yang kontra. Kalau ternyata tidak jadi digelar, setanpun akan ramai menggoda.

Ahhh, ternyata setan tidak bisa alpa dalam kalkulasi fokus fikir saya. Apalagi ketika saya tanya ke teman saya itu, dia menjawab singkat : “Terbelalak Anda jika tahu Dia (Miss World)”. Mengapa? “Karena tidak akan pernah tahu di desa Anda, kemolekan yang ada”. Saya tanya : “Apakah terbuka tanpa tabir apapun?”. Dengan sedikit mendesah, ini jawabnya : “Itu tafsiran saya, dari yang dikenakan dan digerakkan”.

Bussyeet……!!! Setan kamu (maksudnya ke teman itu tapi dalam hati). Tafsirpun mampu menghadirkan setan, apalagi…..? jangan-jangan tulisan inipun juga…..?

Na’udzubillah, tipisnya batas kemaslahatan dengan kemudhorotan itu sekarang. Fenomena kehidupan yang hidup di keseharian kita kini, yang tidak mampu memberikan kesempatan untuk jeda sejenak.

Salahkah MUI dan Menag itu? Benarkah pagelaran itu akan mudhorot? Setankah yang sedang bermain dalam hal ini? Atau justru keduanya (yang pro dan kontra) sedang diuji oleh Tuhan untuk menghancurkan setan yang sedang memarakkan situasi ini?

Mediasi, yah…., mediasi! Mungkin perlu disegerakan. Gelar semua kemungkinan dan semua yang berwenang. Kalkulasi untung ruginya, tarik simpulan akhirnya.

Mediasi, meminimalisir peran mutlak setan. Mediasi, untuk mengihtiari segala kemungkinan. Mediasi, sebelum semuanya berbicara semaunya. Mediasi sebagai wujud menampakkan niat yang baik.

Terus setan? Tetaplah setan, yang akan datang dan pergi selama ada rongga untuk didatangi, sipapun dia dan apapun jabatannya. Karena setan adalah alat kelengkapan dunia untuk mengasah hitam-putihnya diri. (*)

Kertonegoro, 31 Agustus 013

Catatan :
1. Setan di sini adalah (kelaziman) simbol kenistaan
2. Saya tidak bisa menyebut teman saya karena takut ada resistensi dengan tempat kerjanya. Yang jelas, di sebuah hotel di Bali yang sekarang menjadi tempat menginap para Miss Word itu. Infonya juga, di resort itu tadi siang (Sabtu. 31 Agustus 013) ramai di gelar main golf bersama para BOSBOS (sebagian besar BOS dari Jakarta). Apakah ada kaitan antara gelar golf itu dengan menginapnya para Miss World? Takut saya menebaknya, karena setan begitu menggelitik untuk menebaknya, dan jawaban saya adalah : entahlah…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: