Siapkan Perbup Produk Lokal, Kucurkan 25 Ribu KUR Akan Dikucurkan Tahun Ini

Jember (titik0km.com) – Bupati Jember dr. Hj . Faida MMR bakal mengucurkan 25 ribu Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tahun 2019, hal ini disampaikan Bupati kepada sejumlah wartawan usai membuka acara Forum Perangkat Daerah / Lintas Perangkat Daerah Tahun 2019 di Pendopo Wahya Wibawa Graha, Senin (4/3/2019).

Menurut Bupati, pemberian 25 ribu KUR ini untuk menyambut program Pemkab Jember pada tahun 2020, dimana sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), pada tahun 2020 nanti sesuai 22 program kerja, yaitu mewujudkan Jember Mandiri, Kuat dan Bersih.

“Tahun ini kami akan mengucurkan 25 ribu KUR untuk pelaku UMKM di Jember, dengan harapan tahun 2020 nanti, sesuai RPJMD dan 22 program kerja yang tergetnya mewujdukan Jember Mandiri, Kuat dan bersih bisa terwujud,” ujar Bupati Jember.

Tidak hanya mengucurkan 25 ribu KUR, agar target menjadikan Jember Mandiri pada tahun 2020, saat ini Pemkab Jember sudah merumuskan untuk membuat Perbup tentang produk lokal, dimana dalam perbup akan diatur seluruh instansi dan juga perkantoran maupun pertokoan wajib menggunakan produk lokal.

“Agar UMKM terlindungi dan terjamin, saat ini Pemkab Jember sudah menyusun dan merancang peraturan yang nantinya dijadikan Perbup Produk lokal, dimana perbup ini nanti akan mengatur setiap instansi baik negeri maupun swasta dan juga pertokoan wajib hukumnya menggunakan produk lokal, dan tentunya nanti ada juga sanksi-sanksinya,” ujar Bupati.

Sebab, lanjut Bupati, dengan adanya perbup yang mengatur tentang produk lokal, maka akan ada milyaran perputaran uang yang bisa mengangkat perekonomian UMKM, “Bisa dibayangkan, kalau seluruh instansi sampai ditingkat desa diwajibkan menggunakan produk lokal, mulai dari kuliner, sampai bahan bangunan, maka perputaran ekonomi bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujar Bupati

Sementara ketika disinggung mengenai kondisi UMKM yang mengalami kesulitan modal, Bupati mengatakan, bahwa dalam Perbup produk lokal juga akan menegaskan bahwa lebih baik orang kondisinya punya ketrampilan dibandingkan punya uang, sebab menurut Bupati perempuan pertama di Jember ini, Ketrampilan lah yang menggerakan usaha, bukan uang.

“Dalam perbup nanti juga menegaskan, orang yang memiliki ketrampilan dan mau membuka usaha yang akan di mendapat perhatian, sebab ketrmapilan merupakan penggerak usaha, kalau soal modal atau uang, itu bukan ukuran untuk usaha, oleh karenanya nanti yang benar-benar diperhatikan adalah mereka yang memiliki ketrampilan,” pungkas Bupati. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: