Siswa Perwira Seskoad KKL di UNEJ dan IPJ

JEMBER (titik0km)Kampus Tegalboto menerima kedatangan tamu istimewa, kali ini Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Mayor Jenderal (Mayjend). Arief Rachman hadir bersama sebelas perwira siswa (Pasis), peserta Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoad ke 51 hari Minggu lalu (25/8). Kedatangan Mayjend. Arief Rachman kali ini adalah dalam rangka memimpin langsung pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) para Pasis yang kebetulan mendapatkan tugas di Jember. “Ini sebuah kehormatan bagi kami keluarga besar Universitas Jember, pasalnya Komandan Seskoad sendiri yang memimpin KKL,” sambut Rektor, Drs. Moh. Hasan, MSc., PhD.

Tidak sekedar bertamu, Mayjend. Arief Rachman beserta para Pasis kemudian larut dalam diskusi mengenai berbagai hal, dari masalah-masalah kebangsaan sampai Jember Fashion Carnaval pun ikut dibahas. “Jember sudah berubah, makin berkembang di semua bidang. Berbeda jauh dengan masa dua puluh lima tahun lalu saat saya bertugas di sini,” ujar Mayjend. Arief Rachman. Penilaian Komandan Seskoad ini dibenarkan oleh Drs. Moh. Hasan, MSc., PhD yang pagi itu ditemani Pembantu Rektor II, Dr. Akhmad Toha, MSi.

Salah satu tema diskusi yang dibahas adalah mengenai nasionalisme dan Pancasila. Para Pasis menanyakan apakah di Universitas Jember Pancasila masih diajarkan dan dikembangkan, serta bagaimana usaha menanamkan rasa nasionalisme di kalangan mahasiswa. Drs. Moh. Hasan, MSc., PhD kemudian menjelaskan jika di Kampus Tegalboto, Pancasila menjadi salah satu materi kuliah kepada mahasiswa, tentunya dengan penyajian yang ilmiah dan logis. “Banyak usaha yang kami tempuh, salah satunya adalah dengan menggelar berbagai kegiatan dalam rangka Bulan PancasilaBulan Bung Karno yang diadakan setiap bulan Juli,” jelas Rektor.

Sementara itu Mayjend. Arief Rachman menjelaskan jika selain belajar mengenai ilmu kemiliteran, para Pasis juga wajib mempelajari masalah-masalah sosial dan budaya. “Para Pasis dipersiapkan sebagai calon-calon pemimpin Angkatan Darat di masa depan, sehingga harus menguasai juga bidang sosial dan budaya,” ujar jenderal berbintang dua kelahiran Baturaja, Sumatera Selatan ini. Selain berkunjung ke Kampus Tegalboto, rombongan juga bertamu ke pemerintah Kabupaten Jember, berdiskusi dengan Ikatan Pengusaha Jember (IPJ) dan instansi lainnya.

Menariknya, Mayjend. Arief Rachman beserta para Pasis sebelumnya juga berkesempatan menyaksikan gelaran Jember Fashion Carnival (JFC), tak heran jika JFC juga dibahas. Dalam diskusi ini muncul harapan agar JFC tidak sekedar berhenti pada taraf kemeriahan dan glamor belaka, namun juga harus tetap mengedepankan jati diri dan budaya bangsa, apalagi masyarakat Jember dikenal dengan masyarakatnya yang religius. “Daya kreativitas yang ditampilkan dalam JFC patut dipuji dan dikembangkan terus, namun harus diimbangi dengan kemampuan memilah dan memilih mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang cocok dengan local wisdom kita dan mana yang tidak,” ujar Rektor yang didukung oleh Mayjend. Arief Rachman.

Sementara itu kunjungan Pasis Seskoad di IPJ berlangsung hangat, setelah perkenalan yang dipandu oleh Mulyadi, wakil ketua IPJ dan juga Direktur titik0km.com, Pasis Seskoad memperkenalkan diri dipandu dengan Komandan Kodim 0824 Letkol Arh Wirawan Yanuartono yang juga mendampingi Pasis Seskoad.

Dalam obrolan santai itu banyak dilakukan diskusi tentang entrepreuneur serta kegiatan yang dilakukan oleh IPJ selama 2 tahun sejak didirikan. Pasis Seskoad nampak sangat tertarik dengan kegiatan yang dilakukan oleh IPJ seperti bersih-bersih Pasar Tanjung, bersih-bersih Kali Bedadung, Pameran dan pendidikan entrepreuneur. (ias/mjl)

Siswa Perwira Seskoad KKL di UNEJ dan IPJ Siswa Perwira Seskoad KKL di IPJ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: