SMPN 10 Jember Ajarkan Materi Peduli Sosial Pada Siswa

JEMBER (titik0km.com)  – Menanamkan nilai budi pekerti dan peduli terhadap sesama memang harus dipupuk sedari awal. Sikap moral dan berbudi luhur yang saat ini menjadi perhatian banyak pihak mulai diadopsi menjadi bagian dari bahan ajar di sekolah. Seperti yang dilakukan oleh salah satu sekolah menengah unggulan di Jember, SMPN 10 Jember yang berada di jl. Nusa Indah, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Jember yang mengadakan Pagelaran Produk Pembelajaran dan Santunan Terhadap Anak Yatim pada hari Sabtu (21/12) di Aula SMPN 10 Jember beberapa waktu yang lalu.

Menurut H Didik Triyanto R, M.Pd, Kepala Sekolah SMPN 10 Jember, saat ini memang sudah diterapkan kompetensi kurikulum yang lengkap seperti materi agama, materi interaksi dengan lingkungan sekitar, selain materi pengetahuan serta materi keterampilan di kurikulum 2013. “Secara umum kurikulum 2013 memang berbeda dengan kurikulum sebelumnya karena selain ilmu atau kognitif dan keterampilan atau soft skill, kepada siswa diberikan satu materi pembelajaran terhadap sikap, terutama kepekaan dan kepedulian sosial terhadap lingkungan dan sesama,” ujar Didik Triyanto.

Kompetensi kurikulum sikap atau afektif itu sendiri saat ini memiliki tujuan agar ada pemahaman dan perubahan sikap dari siswa untuk lebih perduli terhadap sesama dan lingkungan, kompetensi ini sendiri lebih bertujuan untuk memberikan pembelajaran tuntas kepada siswa, untuk kompetensi ilmu, ketrampilan, serta sikap itu sendiri,” jelas Didik Triyanto

Dijelaskan oleh Didik Triyanto yang saat itu didampingi oleh Wakasek Kurikulum SMPN 10 Jember, Syaifudin, kompetensi sikap memang tidak serta merta diajarkan dalam bentuk pelajaran, namun dalam bentuk praktek, sedangkan pelaksanaannya bisa dilaksanakan dengan kegiatan sosial, pemberian bantuan dan kegiatan yang diharapkan mampu memperkaya sikap perduli siswa kepada sesama, “SMPN 10 Jember sendiri, melakukan kegiatan melalui kegiatan diberi tajuk Pagelaran Produk Pembelajaran dan Santunan Terhadap Anak Yatim, yang menampilkan keterampilan seni budaya dan kegiatan sosial siswa SMPN 10 Jember. Memang untuk pembelajaran kompetensi ini kami kemas dalam bentuk santunan kepada anak yatim, dan diharapkan dari kompetensi sikap ini bisa lebih spesifik, terarah, lebih terukur serta harus terencana begitu pula untuk hasilnya,” papar pimpinan sekolah yang berkapasitas 24 kelas dan memilik murid 886 murid tersebut.

Pada Pagelaran Produk Pembelajaran dan Santunan Terhadap Anak Yatim hadir 20 anak yatim yang juga berinteraksi dengan para siswa pada acara yang digelar dalam bentuk pentas seni tersebut, mereka berasal dari 2 lembaga sosial Ar Roudhoh dan Lembaga sosial Rizky. Untuk santunan anak yatim ini diberikan sumbangan untuk bantuan pendidikan anak yatim, juga perlengkapan dan alat sekolah, “Kegiatan ini juga didukung oleh para wali murid, termasuk juga sumbangan dari wali murid berupa uang dalam bentuk tabungan pendidikan serta keperluan sekolah kepada anak yatim,” jelas Didik Triyanto.

Arif Maladi, salah seorang wali murid dari Adi Maulana, kelas 9C SMPN 10 Jember, juga berpendapat bahwa masalah moral, kepekaan sosial dan budi pekerti memang banyak menjadi sorotan karena dunia pendidikan dirasa cukup penting untuk diajarkan di sekolah, “Saya sendiri sangat mendukung kegiatan ini, terutama untuk masalah kompetensi pembelajaran moral, sosial dan budi pekerti, dengan mengadakan acara ini pentas seni dan santunan bagi anak yatim ini juga bisa memupuk kepedulian kepada sesama, terutama dikalangan siswa,” ujar bapak yang menjadi dosen salah satu perguruan tinggi di Jember tersebut.

Arif sendiri sangat setuju untuk kegiatan yang memupuk soft skill kepada siswa selain hanya membekali siswa selain kompetensi ilmu, dalam bentuk ketrampilan, dia juga menyatakan, bahwa sebetulnya yang diperlukan siswa adalah wadah untuk memunculkan potensi dan bakat siswa, yang berada di sekolah maupun diluar sekolah. sehingga kegiatan siswa bisa menjadi terarah, sehat dan positif.

Didik Triyanto menerangkan untuk kompetensi kurikulum sikap ini akan dilakukan di setiap semester di SMPN 10 Jember, juga dinformasikan bahwa pelaksanaan kurikulum yang baru dilaksanakan tahun ajaran 2013/2014 ini juga dilakukan di beberapa sekolah menengah unggulan lainya seperti, SMPN 2 Jember, SMPN 3 Jember, SMPN Jenggawah 1 Jember dan SMPN Puger 2 Jember di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. (ias)

SMPN 10 Jember ajarkan materi peduli sosial pada siswa dan berikan soft skill sebagai materi keterampilan selain kognitif Didik Triyanto Kepala Sekolah SMPN 10 Jember jelaskan disekolahnya diajarkan materi peduli sosial pada siswa dan materi keterampilan selain kognitif SMPN 10 Jember gelar Pagelaran Produk Pembelajaran dan Santunan Bagi Anak Yatim disekolah sebagai materi kurikulum kompetensi sikap yaitu peduli sosial pada siswa dan materi keterampilan selain kognitif DSC_4186SMPN 10 Jember gelar Pagelaran Produk Pembelajaran dan Santunan Bagi Anak Yatim disekolah sebagai materi kurikulum kompetensi sikap yaitu peduli sosial pada siswa dan materi keterampilan selain kognitif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: