Kontradiksi Penghentian Pelebaran Jalan Bandara dengan MoU 3 Pihak di Jakarta

Jember (titik0km.com) – Penghentian pengerjaan pelebaran jalan masuk Bandara Notohadinegoro Jember, tidak sejalan dengan kesepakatan 3 pihak di Jakarta beberapa waktu lalu. Penghentian pekerjaan sepihak oleh PTPN XII secara lisan oleh perkebunan Mumbulsari melalui keamanan kebun, dilakukan pada saat kontraktor menurunkan alat berat dan akan memulai menetralisir jalan menuju bandara, Kamis (30/8/2018). Bahkan, sejumlah pihak, selain dari kontraktor, hadir langsung ke lokasi, Plt. Kepala PU Bina Marga dan SDA bersama TP4D dari unsur Kejaksaan Negeri Jember untuk memastikan kondisi yang terjadi.

Sebelumnya, pada 6 Juli lalu, 3 pihak telah bersepakat untuk menindaklanjuti realisasi Bandara Notohadinegoro menjadi embarkasi haji dan umroh. Mereka adalah Direktur Umum PTPN XII, Berlino Mahendra Santosa, Dirut Angkasa Pura II Muhamad Awaluddin dan Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. Dalam statemennya, Dirut PTPN XII Berlino menyatakan bahwa sinergi 3 pihak ini adalah cita-cita yang sudah lama ingin diwujudkan, karena Bandara Notohadinegoro sudah ada sejak 2004 lalu. “Ini sudah cita-cita kami sejak lama, karena memang bandara ini sudah ada sejak 2004 lalu, dan saya harap yang dulu-dulu kita jadikan pelajaran agar nantinya pembangunan dengan dasar sinergi seperti ini, bisa membawa manfaat yang baik bagi masyarakat,” ujarnya pada pertemuan 3 pihak 6 Juli lalu di Jakarta, yang pada pertemuan itu juga dihadiri Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI.

Sayangnya, statemen dan MoU ini masih belum terintegrasikan dengan baik di lapangan. Plt Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Ir. Rasyid Zakaria menegaskan bahwa sebenarnya keinginan baik dari sejumlah pihak telah dituangkan di APBD 2018. “Artinya ini telah berkekuatan hukum yang bisa dijalankan, dan tentunya sangat menyayangkan sikap PTPN XII yang berubah-ubah ini, karena akan menghambat realisasi pembangunan bandara secara keseluruhan,” ujarnya. Untuk itu pihaknya berharap agar masalah ini bisa segera diselesaikan, agar di akhir 2018 ini proyek senilai 7,5 milyar ini bisa terwujud. (*)

Bagikan :

Bupati Jember Jadi Narasumber di Seminar Social City di Jakarta

Jember (titik0km.com) – Kinerja bupati Jember dr. Hj. Faida MMR dalam menjalankan program pemerintahan Jember telah memberikan inspirasi tidak hanya di tingkat nasional, akan tetapi juga tingkat Internasional, Selasa (21/11/2017) Bupati yang mendapat sebutan Bunda Dhuafa ini menjadi narasumber istimewa di forum seminar Social City bertema Aspiration of an Urban Transformation in Asia yang digelar di Jakarta oleh lembaga Fredrich Eberto Stiftung dan pemerintah Indonesia.

Dalam pidatonya, Bupati Faida menceritakan bagaiman misinya dalam menciptakan kota dan desa sosial di Jember Jawa Timur Indonesia, diantaranya bagaimana menjadikan pendidikan gratis yang bertujuan agar tidak ada satupun siswa di Jember yang putus sekolah, tidak hanya itu, Bupati juga menyampaikan investasi besar untuk sekolah yang lebih besar dan lebih baik dengan menyediakan makanan sehat di kantin-kantin sekolah.

Begitu juga mengenai layanan kesehatan, Bupati menyampaikan tentang investasi besar-besaran di bidang layanan kesehatan kepada masyarakat agar lebih inklusi dan lebih baik, terutama terhadap asuransi dan layanan untuk masyarakat dengan menyediakan ambulan gratis untuk seluruh desa di Jember.

“Menyediakan ambulan untuk seluruh desa di Jember bukan hanya menyediakan layanan yang baik saja, tapi juga sarana untuk menegakkan hak masyarakat dalam memperoleh perawatan kesehatan,” ujar Faida.

Saat ini pemerintah kabupaten Jember juga sedang mengusahakan untuk penyediaan akses air bersih secara gratis bagi ribuan rumah tangga, “Kami juga mendukung perempuan dengan mengatur gaji pekerjaan untuk kaum wanita, serta melibatkan semua orang dalam upaya pembangunan untuk menciptakan kohesi sosial dan mempromosikan toleransi antar umat beragama,” kata Faida.

Usaha yang digagas dalam menjalankan roda pemerintahan kabupaten Jember ini diakui oleh Pemerintah Indonesia dengan diterimanya beberapa penghargaan atas usahanya yang sukses tersebut.

Atas presentasi tersebut, peserta seminar maupun Non Governent Organisation (NGO) dalam dan luar negeri mengaku sangat terkesan dengan pemaparan dr. Hj. Faida MMR, bahkan lembaga NGO memberikan apresiasi positif agar Bupati Faida terus bekerja dengan baik, karena pada dasarnya kota dan desa sosial adalah yang sangat mungkin (*)

Bagikan :

Aston Anyer Beach Resort dari Archipelago International

JAKARTA (titik0km.com) – Luar biasa, keluarga Aston dari Archipelago International genap menjadi 100 hotel, Salah satunya direncanakan akan dibuka pada akhir tahun 2014 ini. Archipelago International akan menandai Aston Anyer Beach Resort sebagai tonggak sejarah yang sangat luar biasa sebagai perintis grup manajemen hotel terdepan. Siap untuk menyambut tamu pertamanya pada bulan Desember, pembukaan Aston Anyer Beach Resort akan menjadi hotel Aston yang ke-100 bagi Archipelago pada rilis yang disampaikan pada Jumat (26/9) kepada redaksi.

Menurut Mr. John Flood – President & CEO of Archipelago International, untuk merayakan tonggak sejarah ini, hotel Aston ke-100 terletak di tepi pantai yang sangat indah. Anyer adalah salah satu tujuan liburan di daerah Jawa paling paling populer bagi warga Jakarta dan warga Jawa Barat, adalah sebuah kota pantai bagian barat yang indah di wilayah Banten, dan terkenal dengan pemandangan menakjubkan seperti matahari terbenam di balik Gunung Rakata. Dengan beragam kegiatan rekreasi pantai yang dapat dilakukan seperti jet ski, parasailing, mengendarai speed boat dan olahraga air lainnya, wilayah ini sekaligus populer bagi keluarga, pasangan dan teman-teman.

“Setelah dilakukannya acara topping off pada bulan Juli tahun ini, kami sangat senang dapat memperkenalkan Aston Anyer Beach Resort yang akan menjadi hotel ke-100 dari koleksi hotel Aston yang kami miliki. Anyer merupakan lokasi yang sangat bagus untuk merayakan momentum ini, dengan besarnya pemasukan pariwisata dari berbagai macam wisatawan, serta pemandangan yang indah dan pantai pribadi yang menakjubkan. Kami sangat yakin bahwa peristiwa bersejarah ini akan menjadi salah satu pencapaian terbaik kami yang akan dilanjutkan dengan prestasi lainnya di masa yang akan datang,” ujar Mr. John Flood – President & CEO of Archipelago International.

Menawarkan perpaduan yang sangat sempurna antara kenyamanan dan pemandangan yang eksotis, Aston Anyer Beach Resort terletak di pusat wilayah pantai Anyer, hanya 90 menit berkendara dari ibukota Indonesia. Hotel ini akan memiliki 101 kamar dan suites,  serta siap melayani berbagai macam pelancong, serta akan dilengkapi dengan restoran yang nyaman, fasilitas rekreasi, termasuk kolam renang outdoor untuk dewasa dan anak – anak, pantai pribadi, meja billiard dan meja ping pong, tempat api unggun dan spa. Tersedia juga pusat konferensi yang moderen untuk tamu bisnis, berupa 3 ruang pertemuan yang terletak pada lantai teratas sehingga dapat menikmati pemandangan indahnya laut lepas. Dilengkapi dengan teras diluar ruangan, area yang terbuka ini sangat cocok untuk menikmati kopi atau menikmati cocktail yang menyegarkan dengan suasana matahari terbenam. (asd)

Bagikan :

Favehotel Zainul Arifin Jakarta Pusat Siap Layani Pebisnis dan Pelancong

JAKARTA (titik0km.com) – Melanjutkan pengembangan suksesnya bran favehotel di Ibukota Indonesia, Archipelago International kembali akan membuka favehotel terbaru di Jakarta Pusat segera pada tahun ini.

Jakarta merupakan rumah bagi lebih dari 10 juta orang dan merupakan kota metropolitan yang sangat besar serta termasuk salah satu kota terbesar di dunia. Jakarta merupakan kota yang sangat kontras antara tradisional dan moderen, yang sakral dan duniawi. Populasinya terdiri dari semua kelompok etnis yang ada di kepulauan Indonesia, hidup di bawah semboyan nasional : Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti “Berbeda-beda tapi tetap satu”.

Menurut Norbert Vas, Wakil Presiden Penjualan & Pemasaran Archipelago International, Jakarta merupakan Ibukota yang memiliki beranekaragam penduduk, dengan penduduk lokal serta wisatawan yang datang dari seluruh dunia untuk mengeksplorasi budaya yang ada, melakukan kegiatan bisnis di pusat keuangan serta menikmati beraneka ragam kuliner, pusat perbelanjaan serta hiburan yang ada. “Favehotel Zainul Arifin dapat memenuhi kebutuhan dari berbagai macam wisatawan seperti ini, dengan lokasi berada di pusat kota, staf yang ramah serta fasilitas premium. Kami sangat senang dapat menambahkan favehotel baru ini ke dalam portofolio Archipelago International di Ibukota,” ucap Norbert Vas.

Baik itu bisnis ataupun liburan, daerah Zainul Arifin di Jakarta Pusat menawarkan akses ke daerah utara dan pusat bisnis di daerah pusat, daerah pecinan, serta dekat dengan kantor – kantor pemerintahan di sekitar Istana Kepresidenan. Bandara Internasional Soekarno Hatta hanya berjarak 35 – 45 menit perjalanan dengan berkendaraan.

Dengan lokasi yang strategis ini, favehotel Zainul Arifin merupakan pilihan utama untuk pelancong baik itu untuk jangka pendek maupun jangka panjang, pengusaha ataupun keluarga. Hotel bujet dengan 84 kamar super bersih dan kontemporer ini memiliki tempat tidur dengan kasur berkualitas terbaik, bantal tambahan, yang dipadu dengan perlengkapan tidur yang nyaman untuk memberikan kenyamanan ketika menginap.

Akses WiFi kecepatan tinggi di seluruh area hotel membuat para tamu selalu terhubung sementara TV LED menawarkan pilihan hiburan yang menyenangkan. Kafe eklektik hotel menawarkan sarapan yang sederhana tetapi memiliki beberapa pilihan menu, serta banyak pilihan makanan ringan dan sehat yang dapat dipesan sepanjang hari. Hotel ini juga memiliki fasilitas lainnya seperti ruang pertemuan diperuntukan untuk para pelancong bisnis.

Dengan tagline “Fun, Fresh dan Friendly”, favehotel Zainul Arifin berkomitmen untuk memastikan tamu dapat tinggal dengan nyaman. Staf yang ramah dan sopan akan langsung membantu para tamu selama mereka menginap, dan bahkan mereka akan menawarkan bantuan kepada para tamu dengan berbagi informasi dan menikmati beragam tempat menarik di sekitarnya seperti Museum Nasional dan Monumen Nasional. (asd)

Bagikan :

Segera Hadir Favehotel Cikarang

JAKARTA (titik0km.com) – Direncanakan akan dibuka pada akhir tahun ini, favehotel Jababeka Cikarang akan menjadi favehotel terbaru dari Archipelago International, sebuah hotel yang ditujukan untuk para wisatawan bisnis di Cikarang.

Menurut Nita Janita Ekaniana, Public Relations Manager Archipelago International, Cikarang merupakan pusat kota dari Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan daerah Jababeka-nya yang menjadi kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. favehotel Jababeka Cikarang terletak di lokasi yang strategis di pusat industri Cikarang sangat cocok untuk wisatawan yang melakukan kegiatan bisnis di sekitarnya, berjarak 30 menit dari kota industri dan ratusan pabrik. “Hotel ini juga hanya berjarak 5 menit dari Pintu Tol Cikarang, 45 menit dari pusat bisnis Jakarta serta 60 menit dari Bandara Internasional Soekarno Hatta, hal ini membuat perjalanan bisnis menjadi lebih nyaman dan efisien,” ujar Nita Janita Ekania

favehotel Jababeka Cikarang akan menghadirkan 155 kamar yang modern dan fungsional serta menyatu dengan fasilitas penting bagi wisatawan bisnis, seperti standarisasi untuk kebersihan dan keamanan yang setara dengan hotel mewah, desain yang trendi kontemporer dan perlengkapan tidur yang sangat nyaman.

Setiap kamar didesain sesuai ciri khas favehotel yaitu dengan menawarkan fasilitas seperti TV LED 29” dengan saluran local dan internasional, kamar mandi yang dilengkapi dengan standing shower, tempat untuk stop kontak listrik, meja, lemari, dan sama seperti favehotel lainnya, WiFi gratis dengan kecepatan tinggi untuk memudahkan wisatawan agar tetap terhubung. Hotel ini juga menawarkan 6 ruang rapat yang dapat menampung sampai dengan 170 tamu untuk beragam acara, yang juga dilengkapi dengan fasilitas dan peralatan yang menunjang kegiatan pertemuan tersebut. (asd)

Fave Jababeka - Exterior-01

Bagikan :

Archipelago International Hadirkan 15 Hotel Neo Baru

JAKARTA (titik0km.com) – Salah satu manajemen hospitaliti dan akomodasi terkemukan di Indonesia, Archipelago International, yang juga merupakan grup manajemen hotel terkemuka di Indonesia, baru-baru ini mengumumkan rencana pengembangan portofolio Hotel NEO dengan menambahkan tiga properti baru yang akan dibuka sebelum akhir tahun 2014 dan 12 properti baru dengan total jumlah kamar 1500 yang direncanakan untuk dibuka pada tahun 2015.

Saat ini, sudah terdapat 8 Hotel NEO yang berada di empat kota yang berbeda. Daerah Bali sudah diresmikan dua Hotel NEO (Gatot Subroto-Denpasar dan Kuta Jelantik), sedangkan di daerah Jakarta ada empat Hotel NEO yang telah diresmikan (Tanah Abang Cideng, Mangga Dua, Melawai dan Tendean) dan masing-masing satu Hotel NEO telah resmi beroperasi di Semarang dan Bogor (Sentul). Sehingga saat ini total jumlah kamar dari bran Hotel NEO adalah 822 kamar dengan tingkat hunian rata-rata sekitar 80%.

Menurut John Flood, Presiden & CEO dari Archipelago International, “Kami dengan bangga mengumumkan perkembangan yang fantastis dari bran Hotel NEO kami yang sangat populer. Konsep NEO pertama kali diluncurkan pada Februari 2011, sehingga dengan menambahkan lima belas hotel NEO sebelum akhir tahun 2015 pada portofolio kami merupakan sebuah pencapaian yang mengesankan, dan hal itu juga menunjukkan seberapa baik hotel kami telah diterima oleh tamu Indonesia dan Internasional.” kata John Flood.

Dua dari tiga hotel baru yang akan direncanakan beroperasi sampai dengan akhir  tahun 2014 akan berlokasi di Bali; Hotel NEO Kuta – Tubandan Hotel NEO Petitenget – Seminyak, sementara hotel yang ketiga, Hotel NEO Eltari – Kupang akan direncanakan dibuka di Nusa Tenggara Timur.

12 hotel yang direncanakan untuk tahun 2015 akan beroperasi di seluruh kepulauan Indonesia. Pada kuartal pertama akan diresmikan beberapa Hotel NEO seperti Hotel NEO+ Awanna – Jogja, Hotel NEO Palma – Palangkaraya and Hotel NEO Kebayoran – Jakarta, sementara pada kuartal kedua akan diresmikan beberapa hotel lagi seperti Hotel NEO Hayam Wuruk – Jakarta and Hotel NEO Malioboro.

Sedangkan pada kuartal ketiga dan keempat tahun 2015, Archipelago International akan meresmikan Hotel NEO+ Pahlawan – Samarinda,Hotel NEO Gajah Mada – Pontianak, Hotel NEO+ Karawang, Hotel NEO Samadikun – Cirebon, Hotel NEO Dalem Kaum – Bandung dan Hotel NEO+ Medan.

Sejalan dengan konsep NEO, semua hotel baru akan mengikuti hotel yang sudah beroperasi sebelumnya dengan mengambil konsep bujet hotel yang minimalis ketingkat yang berbeda, juga menghadirkan desain interior dengan kemasan seni kontemporer yang otentik dan fasilitas terbaik yang terdapat didalam kamar. Bran NEO juga menjanjikan lingkungan yang sangat bebas asap rokok, WiFi dengan kecepatan super cepat cuma-cuma dan pelayanan dengan pendekatan smart-casual. Semua hal ini dikemas dengan harga kamar yang sangat terjangkau untuk setiap tamu, serta keuntungan eksklusif disediakan untuk pelanggan online yang melakukan pemesanan melalui website. (asd)

Restaurant of Hotel NEO Petitenget - Seminyak

Bagikan :

Inilah Pemenang Kompetisi Exclusive Getaway Giveaway Favehotel

JAKARTA (titik0km.com) – Sehubungan dengan berakhirnya kompetisi “Exclusive Getaway Giveaway” yang digelar oleh Archipelago International di media sosial sebelumnya, pihak manajemen hotel ini mengumumkan pemenang yang beruntung menerima hadiah utama yaitu Liburan pulang pergi ke Bali.

Kompetisi “Exclusive Getaway Giveaway” ini merupakan inisiasi dari favehotel untuk para fansnya di Facebook. Untuk memenangkan kompetisi ini, para peserta diminta untuk menyebar luaskan dan menandai kompetisi “Exclusive Getaway Giveaway” kepada teman-teman mereka di jejaring media sosial, dengan setiap penyebutan dari mereka setiap peserta mendapat kesempatan untuk memenangkan kompetisi tersebut.

Dengan jumlah “likes” terbanyak, Ibu Sri Maryati dari Jakarta merupakan pemenang dari kompetisi ini, memilih untuk tinggal di favehotel Kuta Square, Bali dengan saudara nya pada 27-29 Juni, 2014. Ibu Sri Maryati memenangkan tiket penerbangan pulang pergi ke Bali untuk 2 orang berikut dengan uang saku sebesar $400USD dan juga menginap 3 hari dan 2 malam di favehotel Kuta Square serta makan dan minum sepuasnya di hotel.

Rahasia dari keberhasilan dari Sri Maryati, seorang ibu yang telah menghabiskan 3 malam untuk berbagi, menandai dan menyebutkan favehotel di Facebook untuk memenangkan kompetisi “Exclusive Getaway Giveaway”, “Saya sangat senang sekaligus gembira untuk bisa memenangkan kompetisi “Exclusive Getaway Giveaway” dari favehotel. Suatu pengalaman yang menyenangkan pada saat saya dan adik saya tinggal di favehotel Kuta Square dan kami sangat senang dengan suasana di hotel dan pelayanan yang diberikan. Kami akan dengan senang untuk dapat kembali secepatnya,” ujar Sri Maryati.

“Kami sangat bangga untuk mengumumkan Ibu Sri Maryati sebagai pemenang kompetisi dari favehotel! Bran kami, favehotel terlihat jelas merupakan bran favorit dengan jelas terlihat dari hampir seperempat juta orang telah ikut berpartisipasi menyebarluaskan dan terlihat selama periode 2 minggu kemarin.” papar Tenaiya Brookfield, Director of E-Commerce di Archipelago International.

Dengan 95 kamar yang fun, fresh dan friendly, favehotel Kuta Square bertujukan untuk membawa design yang edgy dan juga memberikan pelayanan yang lebih baik dari pangsa pasar budget hotel di Kuta. Dengan menawarkan kolam renang, lobby hotel dan café eklektik yang menarik dengan design kontemporer, favehotel juga menawarkan fasilitas dan perlengkapan lainnya yang biasanya hanya ditawarkan oleh hotel yang lebih mahal.

Kamar-kamar telah dilengkapi dengan TV LED 32 inci, tempat tidur dengan kualitas tinggi dengan seprai dan selimut dengan kualitas terbaik, koneksi WiFi yang benar-benar cepat dan cuma-cuma dan perlengkapan didalam kamar yang lengkap seperti handuk yang tebal, perlengkapan mandi, AC yang dapat dikendalikan secara individual dan juga tidak ketinggalan brankas.

Berlokasi disalah satu alamat terbaik di pulau, hotel tersebut terletak di jantung daerah Kuta yang ramai, yaitu Jalan Kahyangan Suci, kurang lebih 5 menit dari Pantai Kuta dan butik-butik yang marak di daerah Kuta serta juga berdekatan dengan pusat perbelanjaan, café, bar, klub dan restoran. (asd)

fave Kuta Square - Lime (1)

Bagikan :

Harper Hotel Rayakan 2 Momen Penting di Bandung dan Makassar

JAKARTA (titik0km.com)Harper Hotel menjadi salah bukti kesuksesan grup manajemen hotel terbesar di Indonesia, Archipelago International, yang baru-baru ini merayakan dua perjanjian untuk bran terbaru mereka, Harper, yaitu upacara topping off Harper Perintis Makassar dan peletakan batu pertama Harper Pasteur Bandung, pada rilis yang disampaikan lewat surel pada Selasa (8/7).

Upacara topping off  Harper Perintis Makassar berlangsung pada 8 Juni 2014, yang juga bersamaan dengan peluncuran Manggala Junction; pusat perbelanjaan yang berpadu dengan pusat jajanan makanan. Berlokasi di Jalan Perintis, Harper Perintis Makassar terletak tidak jauh dari bandara dan pusat pemerintahan daerah.

Hotel ini memiliki 159 kamar dan suites serta sangat cocok baik untuk wisatawan bisnis maupun untuk liburan. Di dalam hotel ini akan terdapat coffee shop, lounge dan bar,  kolam renang, serta 5 ruang pertemuan dan ballroom luas yang dapat menampung hingga 1100 tamu.

Melanjutkan dari upacara topping off, pada 11 Juni 2014 berlangsung acara yang sudah dinanti-nantikan peletakan batu pertama Harper Pasteur yang direncanakan akan dibuka pada awal 2015. Hotel ini akan menjadi bran Harper pertama yang berada di Bandung, membawa nuansa baru untuk piihan penginapan di kota ini. 170 kamar hotel ini akan dilengkapi dengan coffee shop, lounge dan bar, kolam renang dan 10 ruang pertemuan, dan hotel ini akan berlokasi dekat dengan jalan tol Pasteur sehingga memudahkan dalam aksesnya, sementara itu hotel ini juga berdekatan dengan Bandung Trade Center dan Hyper Point.

Hotel Harper dikonsepkan sebagai akomodasi modern, dilengkapi dengan daya tarik pedesaan dan nuansa perumahan. Menggabungkan kenyamanan dan fungsionalitas, konsep desain hotel Harper menggunakan warna-warna yang kaya dan hangat untuk memberikan kenyamanan di setiap kamarnya. Aksen kain bernuasa warna musim gugur yang nyaman dan warna oranye lembut akan menciptakan suasana relaksasi sementara warna abu-abu modern untuk menciptakan nuansa elegan yang anggun.

”Kami sangat bangga dapat merayakan 2 tonggak sejarah dari bran terbaru kami, Harper, dimana terus menambah pencapaian prestasi yang signifikan dari kisah suksesnya. Sejak pembukaan pertama Harper Kuta di Bali tahun 2013, bran tersebut semakin bertambah kuat dari hari ke hari, sehingga dua hotel baru di Makassar dan Bandung ini akan menambah daftar koleksi hotel kami  yang ada. Kami juga siap untuk membuka Harper kedua di Yogyakarta,” jelas Norbert Vas, Wakil Presiden Sales & Marketing Archipelago International. (asd)

Harper Hotel Rayakan 2 Momen Penting di Bandung dan Makassar-Tampak luar dari Harper Pasteur Bandung

Bagikan :