Tahun 2018 Pemkab Jember Targetkan Pembangunan Infarstruktur

Jember (titik0km.com) – Pemerintah Kabupaten Jember dalam tahun 2018 menargetkan pembangunan insfrastruktur secara maksimal. Selain itu juga peningkatan pelayanan kesehatan juga tetap menjadi prioritas.

Tahun 2018 pembangunan infrastruktur menjadi prioritas selain kesehatan juga,” ujar Bupati Jember dr.Hj.Faida, MMR dalam penyampaian pembukaan Musrenbangkab kepada sejumlah wartawan baik cetak, elektronik dan on line seusai pembukaan Musyawarah Perencanaan dan Pengembangan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten di aula PB Sudirman Pemkab Jember Kamis (23/3).

Masih kata Bupati perempuan pertama di Kabupaten Jember tersebut, prioritas tersebut dilakukan agar perekonomian dapat berkembang dengan baik dan diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Misalkan sarana transportasi jalan dan jembatan yang diperlukan masyarakat dalam perdagangan dari desa ke kota dan sebaliknya,” ujarnya.

Selain itu dalam bidang kesehatan sambung Bupati Jember dr Faida, dengan memprioritaskan kesehatan ibu hamil yang hingga kini masih tercatat masih sangat tinggi resiko kesehatannya baik sebelum kelahiran atau pasca kelahiran. “Hal ini dengan memperkuat informasi akan kesehatan ibu hamil dengan memperhatikan pemenuhan gizi, pelayanan kesehatan hingga pelosok,” tuturnya.

Selain dua bidang tersebut, mantan Direktur Rumah Sakit Bina Sehat itu juga menjelaskan akan fokus pembenahan dalam reformasi birokrasi. Menurut Bupati Jember dr Faida, reformasi birokrasi yang dimaksud bukan mengganti pejabat yang ada namun mengganti komitmen yang baru. “Harus ada kepercayaan (trust) kepada masyarakat bahwa Pemkab Jember dan jajarannya kini bebas pungutan liar,” jelasnya.

Bupati Jember dr Faida juga menegaskan bahwa pungutan liar itulah yang harus dibersihkan dari Jember di segala lini kehidupan masyarakat. Berapapun jumlahnya besar dan kecil pungutan sangat meresahkan masyarakat.

“Pemkab Jember berharap peran aktif masyarakat untuk melapor kepada pihak terkait dimana sekarang ada Tim Saber Pungli jika menemukan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum ASN di Jember karena sangat merugikan masyarakat,” tegasnya.

Bupati yang peduli dengan warga dhuafa dan difabel tersebut juga menambahkan dalam tgahun 2017 pihaknya akan menggandeng perusahaan swasta untuk merekrut tenaga kerja baru bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan.

Pemkab Jemebvr dalam hal ini selain Diasn Tenaga Kerja akan membantu dalam administrasi Kartu Pencari kerja dibantu juga oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk melenghkapi berkas Adminitrasi kependudukan yang dibutuhkan pelamar kerja.

“Semua pihak harus bersinergi dalam membangun Jember ke depan lebih baik, pihak swasta, masyarakat, Pemkab Jember termasuk legislatif agar dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat Jemberr,” pungkasnya. (myn/aisy/mlj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: