Tantangan Indonesia Menuju Swasembada Sapi 2014

Arum Sabil dan Tantangan Peternakan Indonesia JEMBER (titik0km.com) – Disela sela pelaksanaan Gebyar Peternakan dan Keswan Serta Panen Hasil Inseminasi Buatan di Arum Sabil Farm Desa Pucuk’an, Tanggul, Jember yang dilaksanakan sejak hari ini (08/05) sampai dengan esok (09/05), Ketua FORPINDO, H. Arum Sabil menekankan pentingnya swasembada sapi dan menekan impor daging dari luar negeri untuk lebih membuka peluang peternak sapi untuk memenuhi daging dengan berbagai kualitas.

Menurut Ketua FORPINDO H. Arum Sabil, Indonesia sangat mampu memenuhi kebutuhan daging dalam negeri, sehingga impor daging sapi bisa ditekan untuk meningkatkan taraf hidup peternak di Indonesia. “Indonesia ini negara yang kaya, di Jawa Timur saja terdapat hampir sekitar 900rb sapi potong yang siap mensuplai kebutuhan daging di pasar, jika kita lihat kebutuhan daging selama setahun di Indonesia itu mencapai 460rb ton sedangkan kemampuan produksi peternak di Indonesia ini 485rb ton, masih ada surplus 25rb ton, lantas buat apa pemerintah membuka kran impor daging dari luar negeri? Itu pemborosan,” ujar Ketua FORPINDO H. Arum Sabil

Jawa Timur masih jadi primadona peternak dan lumbung penghasil daging bagi Indonesia, wajar jika kebijakan pemerintah mengimpor daging sapi dari luar negeri akan mengoyahkan harga dan pasar daging. Karena produksi peternak tidak langsung terserap pasar, apa lagi jika telah diterapkan pasar bebas di kawasan ASEAN, jika tidak ada upaya serius dari pemerintah untuk melindungi peternak, industri peternakan dan daging akan semakin sulit bersaing untuk menghasilkan daging yang berkualitas,” ujarnya lagi.

Memelihara sapi dan menggemukkan itu tidak hanya dibutuhkan pasokan pangan yang cukup tapi juga tergantung pengetahuan dan kemampuan dari peternak terutama dari sisi kesehatan ternak sehingga ternak akan menghasilkan mutu yang terbaik. “Peternak itu merawat dan membesarkan dengan hati, tentunya dengan analisa produksi untuk mendapatkan keuntungan, tetapi peternak juga tidak serta merta hanya memperhitungkan keuntungan karena memelihara ternak itu butuh ketelatenan dan kesabaran juga agar ternaknya sehat,” papar H. Arum Sabil

Ketua FORPINDO dan Indonesia Menuju Swasembada Sapi 2014Rencananya Gebyar Peternakan dan Keswan Serta Panen Hasil Inseminasi Buatan ini digelar sampai besok dengan acara Peluncuran Pengiriman Sapi Potong ke DKI dan Jawa Barat oleh Menteri Pertanian, Ir. H. Suswono, MMA. Selanjutnya Menteri Pertanian akan mendampingi Menko Perekonomian Hatta Radjasa melaksanakan Inseminasi Buatan secara massal, yang rencananya juga akan dicatatkan dalam rekor MURI untuk rekor pelaksanaan Inseminasi Buatan terbanyak yang dilakukan dalam satu hari. Menurut H. Arum Sabil sebanyak 500 sapi akan dilakukan Inseminasi Buatan secara massal dan merupakan kegiatan Inseminasi Buatan yang terbanyak yang pernah dilakukan. (ias)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: