Teh Jahe Emprit Kencong yang Nikmat

JEMBER (titik0km.com) – Jika anda sering merasakan rasa tidak enak di perut, barangkali anda sedang mengalami masuk angin akibat kondisi badan yang kurang fit atau karena kondisi cuaca yang memang sering berubah secara drastis. Mungkin minuman yang satu ini patut anda coba buat mengembalikan kesegaran badan anda.

Di seputaran Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember ini,  ada satu warung yang menyajikan sajian minuman teh jahe emprit atau bagi orang Kencong sendiri lebih mengenal dengan sebutan Warung Mbah Wi Kali Meneng Kencong. Warung yang saat ini dikelola oleh Ibu Aji yang merupakan anak dari Mbah Wi menjelaskan bahwa semua jahe bisa di pakai sebagai seduhan teh, tapi Ibu Aji sendiri lebih senang menggunakan Jahe Emprit atau Zingiber Majus Rumph sebagai bahan utama teh jahe-nya. “Kalau pakai jahe yang lain enggak cocok, mas. Makanya di sini selalu pakai jahe emprit, bukan jahe gajah atau jahe merah,” ujar Ibu Aji saat disambangi kontributor titik0km.com pada hari Minggu (15/6).

Memang di Jember bagian selatan masih banyak tempat-tempat nongkrong ala pedesaan berupa warung yang cukup fenomenal, juga sebagai tempat berkumpul orang-orang setempat untuk saling bertegur sapa dan mengobrol. seperti Mbah Wi di Kencong, Mbok Lowo di Sumberan Ambulu, Mak Pik di perempatan Ambulu sudah cukup terkenal bagi mereka yang sering memanfaatkan warung sebagai tempat bertemu.

Sementara itu Warung Mbah Wi ini memang cukup terkenal dengan sajian Teh Jahe-nya, di warung yang telah berdiri sejak tahun 1974 itu, Bu Aji menjelaskan sepintas proses pembuatan teh jahe-nya yang cukup simpel. Jahe emprit yang sudah dikupas dikepruk terlebih dahulu, lalu dicampur dengan teh dan disiram dengan menggunakan air panas. Tunggu dulu sebentar hingga sehingga sari dan kandungan jahenya keluar dan bercampur secara sempurna dengan teh panas dan gula.

Spesialnya, jahe emprit dikupas terlebih dahulu yang kemudian dipotong menjadi beberapa bagian yang selanjutnya dikepruk dengan palu kayu langsung di depan para konsumen penikmat. Pengolahannya langsung di depan para penikmat warung Bu Aji menjadi tontonan tersendiri dengan adegan memukul jahe emprit di atas meja itu.

Ibu Aji sendiri merupakan generasi kedua pengelola warung yang berada di dekat Kalimeneng Kencong ini. Sebelumnya, orang tua ibu Aji yang dikenal dengan Mbah Wi seorang pensiunan pabrik gula, saat pensiun pada tahun 1974, mencoba membuka warung kopi serta gorengan di Kalimeneng Kencong, yang dilanjutkan oleh Bu Aji pada tahun 1998 setelah meninggalnya Mbah Wi.

Sampai saat ini Warung Mbah Wi tidak hanya dikenal orang kencong saja. Bagi para penikmat warung di Jember Selatan, Warung Mbah Wi menjadi tempat tujuan untuk melepas lelah atau sekedar ngobrol sambil menikmati kopi atau jajanan yang di sediakan di Warung Mbah Wi, sambil menikmati teh jahe emprit yang juga dikenal ampuh untuk menghangatkan badan, menghilangkan rasa sebah akibat masuk angin serta meningkatkan daya tahan tubuh itu.

Jika anda kebetulan berada di Kencong, Warung Mbah Wi bisa anda jadikan sasaran untuk sekedar melepas penat dan menikmati suasana di Kencong. (ysh/ias)

Foto : Istimewa

Teh Jahe Emprit Kencong yang Nikmat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: