Tingkatkan Wawasan Berbisnis

Siti Aminah-Mbak MiminJEMBER (titik0km.com) – Kesuksesan yang diraih Siti Aminah, tak lepas dari usaha yang telah dirintis dan dijalaninya selama ini. Penuh liku dan tantangan serta kerja keras penuh peluh. Hingga akhirnya, usaha yang dilakoni bisa berkembang dengan baik.

Kendati sudah sukses, tak menyurutkan semangat Mimin, sapaan akrab Siti Aminah, untuk menuntut ilmu. Buktinya, menginjak usia 39 tahun, dia masih semangat-semangatnya menekuni ilmu manajemen di program Pascasarjana Universitas Narotama Surabaya. Tiap Minggu, dia rela hati bolak-balik Surabaya-Jember guna menyelesaikan studinya, di sela-sela kesibukan usaha yang dimiliki.

“Namanya saja menuntut ilmu, tidak memandang usia. Saya yakin, iImu manajemen yang saya tekuni akan berguna untuk mengembangkan usaha. Ilmu yang didapat bisa meningkatkan wawasan dan kemampuan dalam berbisnis.  Termasuk sebagai sarana membangun mitra baru yang lebih luas,” paparnya.

Menurut suami Ramlan Zakaria ini, dia memilih ilmu manajemen karena sesuai bidang gerak usaha yang dikerjakan. “Saya bisa mengkolaborasikan antara teori dan praktek dengan lebih baik. Secara teori paham, secara praktek menguasai,” ungkapnya.

Tentu saja, apa yang diraih Mimin ini tak didapat dengan mudah. Awalnya, ibu dari Darrys Pratama dan M Yafi Arigi ini, bekerja ikut orang lain dengan bergabung dalam PT Gajahmada yang bergerak dalam bidang konstruksi dan pengadaan pada tahun 2003. Kemudian, dia memutuskan keluar pada tahun 2007, lantaran ingin merintis usaha sendiri.

“Saya memutuskan keluar bukan karena persoalan gaji yang diterima. Tapi lebih karena ingin mandiri dan ingin punya usaha sendiri,” paparnya. Berbekal dari pengalaman kerja yang dimiliki itulah, akhirnya Siti Aminah mendirikan CV Aristama di jalan Letjen Sutoyo. Usahanya terus berkembang dan kemudian mendirikan usaha baru CV Mizan Mediatama dan Media Pratama yang menjual buku dan peralatan sekolah yang kini usahanya dikelola anak pertamanya,  Darrys Pratama.

Cakupan usahanya kini tak hanya ada di Jember. Usaha yang dijalaninya juga sudah merambah kota besar lainnya, seperti Jogjakarta, Bandung, Bondowoso, Lumajang, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, serta daerah lainnya. (tnt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: