True Love

Oleh : Gugun ‘Gugi’ Ginanjar

‘Once in a life time, someone breaks your heart. If you still feel to hold that person with every broken piece, that amazing pain is called TRUE LOVE!’ Status facebook temanku itu membuat keningku berkerut, is that true?

Cinta itu adalah rasa yg tidak bisa diungkapkan dengan kata kata, cinta bisa tumbuh disembarang hati tanpa bisa dibatasi oleh ras, suku, agama, bangsa, dan kasta. Cinta akan menafikan semua logika berfikir dan memacu adrenalin. Membuat segalanya indah untuk dijalani. Jadi mungkin ada benarnya status facebook temanku tadi.

Kebanyakan orang menganggap cinta sejati adalah take n give alias memberi dan menerima. Apapun akan diberikan bahkan nyawa menjadi taruhannya, tentunya degan menafikan logika berfikir. Dengan tidak menafikan logika berfikir, apa bila kita menganut jargon take n give tentunya akan sangat mengharapkan menerima perlakuan yang sama dari yang dicintainya. Ada semacam pamrih yang diharapkan dan dengan tidak menafikan logika berfikir pula pamrih, adalah sesuatu yang tidak rela dan ikhlas dengan apa yang telah diberikan. It’s that true love?

Bagaimana bila kita jungkir balikkan logika berfikir kita, cinta sejati adalah give n give. Memberi dan memberi, akan sangat menyenangkan apabila yang mencintai dan dicintai melakukannya secara sadar dan tidak menafikan logika berfikir. Dengan memberi secara ikhlas betapapun kecilnya pemberian kita akan menimbulkan senyum dan bahagia pada orang yang diberi. Serasa terbang ke langit ketujuh bila melihat senyum bahagia pada orang yang kita cintai.

Begitu juga orang yang kita cintai akan selalu memberi dan menciptakan kebahagian bagi kita. Dengan demikian tanpa berharap menerima secara otomatis kita akan menerima lebih dari yang kita harapkan. Bukankah senyum dan kebahagiaan adalah puncak tertinggi anugerah yang bisa kita terima?

That’s the true love, give n give. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: