Warga Sempusari Terkena Dampak Banjir Genangan, Bupati Berikan Bantuan Kasur dan Sembako

Jember, (titik0km.com) – Hujan deras yang melanda kawasan Jember kota pada Kamis (6/2/2020) sore hingga malam hari, membuat beberapa wilayah di kawasan kota mengalami banjir genangan air, diantaranya di kelurahan Sempusari dan kelurahan Mangli di sekitar Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.

Sedikitnya 52 KK dengan ratusan jiwa, tidak bisa tidur, hal ini dikarenakan di kedua kawasan yang ada di sekitar IAIN Jember ini, tinggi air mencapai lutut dan sebagian pinggul orang dewasa, bahkan banyak air yang masuk ke rumah warga dan menyebabkan beberapa alas tidur serta perabotan rumah tangga yang terendam air.

“Tadi malam air surut di tempat kami sekitar jam 2 dinihari, banyak kasur dan juga buku-buku milik mahasiswa dan santri yang basah terendam banjir, sehingga kami tidak bisa tidur, sebagian ada yang mengungsi tidur di musola,” ujar salah satu warga yang tinggal di sekitar kawasan pesantren yang ada di kampus IAIN Jember.

Bupati Jember dr. Faida MMR, bersama dengan Badan Penaggulangan Bencana Daerah, Jumat (7/2/2020) langsung mendatangi lokasi terdampak banjir genangan, dengan memberikan bantuan sembako, kasur dan juga selimut kepada ratusan warga.

“Hari ini kami memberikan bantuan kasur, selimut dan sembako kepada warga, tadi ada juga warga yang belum masak nasi, karena tungku dan kompornya juga terendam, dan kami sudah memerintahkan Dinsos untuk mendata, dan mengirimkan bantuan makanan karena tidak diperlukan dapur umum, juga ada beberapa anak-anak yang bukunya rusak terendam banjir, sepatu dan seragamanya juga rusak, hari ini juga kami berikan hak anak-anak tersebut, agar besok bisa sekolah kembali,” ujar Bupati.

Selain memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir genangan, Bupati juga meminta kepada dinas terkait untuk segera melakukan koordinasi dengan mencari penyebab banjir, jangan sampai ketika hujan kembali turun, warga mengalami dampak yang terulang.

“Hujan ini kan tidak bisa diprediksi, dan mereka (warga,) tidak mungkin akan pindah, oleh karena itu, kami meminta agar dinas terkait, seperti PU Bina Marga, dan juga pihak kampus dan juga warga, saling bekerjasama untuk mengantisipasi banjir susulan, kalau sekiranya karena saluran irigasi, segera ditangani, agar warga tidak was-was saat hujan turun,” perintah Bupati. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: