Warga Tak Menolak Jika Komunikasi Minimarket Bagus

HM Arum SabilJEMBER (titik0km.com) – Tokoh petani tebu nasional, HM. Arum Sabil, SP, memiliki pandangan berbeda terkait maraknya mini market berjaringan di Kabupaten Jember.

Dengan mendirikan salah satu minimarket berjaringan, yang dibangunnya di area Padepokan Arum Sabil di Dusun Pucuk’an, Desa Tanggul Kulon, Tanggul Jember tersebut. Dirinya membangun semangat sinergisitas, antara toko moderen dengan masyarakat tradisional yang ada di sekitar minimarket yang dibangunnya.

Bagi Arum, tidak akan ada penolakan warga, jika pengusaha minimarket bisa mengkomunikasikan dengan baik kepada warga sekitar minimarket yang dibangunnya. Selain itu, minimarket seharusnya bisa menjadi media pemasaran produk lokal yang dimiliki masyarakat sekitar.

Jika upaya tersebut telah dilakukan dengan baik oleh pengusaha minimarket, maka dirinya menyakini tidak akan ada gejolak yang muncul dari masyarakat sekitar.

Tekat Arum untuk menggairahkan minimarket, sebagai tempat pemasaran produk masyarakat lokal, akan dimulainya dari toko modern yang baru dilaunching-nya, Sabtu malam (13/01) di area padepokannya, di Pucuk’an Tanggul Kulon. Di toko yang baru di-launcing tersebut, sudah ada beberapa produk lokal yang dijualnya.

“Dari toko inilah nantinya, produk lokal masyarakat, akan kami pasarkan dengan kualitas yang tidak kalah dengan produk luar Jember. Saat ini, sudah ada telur ayam dan gula pasir, yang kami jual dari produk lokal Jember,” ujarnya.

Namun Arum menambahkan, produk lokal yang ditawarkan masyarakat sekitar, harus melalui kelayakan produk yang telah dikeluarkan lembaga yang memiliki wewenang, untuk mengeluarkan kelayakan tersebut. (tnt)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: